Breaking News:

Berita Nasional

Pelita Air Akan Gantikan Garuda Indonesia Jika Terpaksa Harus Ditutup, Begini Profilnya

Pelita Air Service (PAS) yang dipilih sebagai maskapai pengganti untuk mengisi layanan penerbangan berjadwal menggantikan Garuda Indonesia. 

Editor: Noviana Windri
Tribun Timur
Pelita Air 

TRIBUN-BALI.COM - Kondisi mengkhawatirkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk membuat pemerintah ancang-ancang menyiapkan maskapai pengganti.

Seperti diketahui, keuangan emiten berkode GIAA ini tengah berdarah-darah.

Garuda masih terlilit hutang menggunung.

Masalah lainnya, maskapai flag carrier ini silih berganti menghadapi gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dari para krediturnya yang bisa berujung kepailitan.

Belum lagi, bisnis penerbangan masih dihantui ketidakpastian selama pandemi Covid-19, membuat kinerja keuangan Garuda Indonesia diperkirakan sulit bertahan. 

Baca juga: Garuda Indonesia Dikabarkan Pailit, Ini Daftar 11 Maskapai RI yang Bangkrut

Baca juga: Promo 10.10 Tiket Pesawat Garuda Indonesia, Ada Rute Jakarta-Bali & Yogyakarta-Bali Mulai 1 Jutaan

Kementerian BUMN sendiri sudah menyatakan secara terbuka bahwa pemerintah tengah menyiapkan maskapai pengganti apabila Garuda Indonesia tak bisa diselamatkan alias terpaksa ditutup.

Adalah Pelita Air Service (PAS) yang dipilih sebagai maskapai pengganti untuk mengisi layanan penerbangan berjadwal menggantikan Garuda Indonesia

Pelita Air sendiri sebenarnya merupakan anak usaha dari PT Pertamina (Persero).

Namun saat ini, PAS hanya melayani penerbangan charter. 

Sebagai salah satu perusahaan operator pesawat charter terbesar di Indonesia, Pelita Air bahkan memiliki bandara sendiri, yakni Bandara Pondok Cabe yang berlokasi di Tangerang Selatan. 

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved