Breaking News:

Berita Buleleng

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Terus Menurun, Satgas Buleleng Tutup Tempat Isoter di Asrama Undiksha

Pasien terkonfirmasi yang bergejala ringan atau tidak bergejala (OTG) kini diputuskan untuk diisolasi di isoter yang ada di masing-masing desa atau

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Asrama Undiksha yang sempat digunakan oleh Satgas menjadi di tempat isolasi pasien OTG. Pada Kamis (28/10/2021) Isoter di Asrama Undiksha telah ditutup, seiring dengan menurunnya kasus terkonfirmasi 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kasus terkonfirmasi di Buleleng terus melandai.

Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng pun memutuskan untuk menutup tempat isolasi terpusat (isoter) kabupaten, yang terletak di Asrama Undiksha Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng.

Pasien terkonfirmasi yang bergejala ringan atau tidak bergejala (OTG) kini diputuskan untuk diisolasi di isoter yang ada di masing-masing desa atau kelurahan.

Sekda Buleleng juga sebagai Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa ditemui Kamis (28/10/2021) mengatakan, sejak satu minggu belakangan ini jumlah kasus terkonfirmasi  di Buleleng hanya di bawah empat orang.

Baca juga: Polres Buleleng Petakan 4 Desa Berpotensi Rawan Kericuhan Saat Pelaksanaan Pilkel

Hal ini lantas dianggap tidak efektif, apabila isoter yang ada di Asrama Undiksha dengan jumlah kapasitas sebanyak 156 bed tetap dibuka. Mengingat hingga saat ini jumlah OTG yang menjalani isolasi di Asrama Undiksha hanya tersisa satu orang.

Untuk itu, Satgas memutuskan untuk menutup isoter yang ada di Asrama Undiksha, per Kamis (28/10/2021).

Satu OTG yang masih tersisa telah dipindahkan dengan menggunakan ambulans milik Dinas Kesehatan Buleleng ke isoter desa tempat pasien itu berasal,  yakni di Desa Mayong Kecamatan Seririt.

Suyasa menyebut, jika terdapat OTG baru, maka Perbekel bekerjasama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, mengarahkan OTG tersebut untuk menjalani isolasi di tempat terpusat yang telah disediakan oleh masing-masing desa.

"Tidak boleh ada yang isolasi mandiri. Desa kan memang sudah menyiapkan tempat isoter masing-masing. Seperti Desa Mayong sudah menyiapkan rumah kosong yang selama ini memang sudah ditetapkan sebagai isoter desa. Desa sudah memiliki Satgas Desa, mereka nanti bisa memantau setiap OTG yang menjalani isolasi di Isoter desa masing-masing," jelasnya.

Seperti diketahui, Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng sebelumnya menyediakan tiga tempat isoter kabupaten.

Yakni di Asrama Siswa SMA dan SMK Bali mandara dengan kapasitas 326 bed, di Rusun Prajurit Kompi Senapan C Infanteri Raider 900/SBW dengan kapasitas 244 bed, serta di Asrama Undiksha dengan kapasitas 156 bed.

Khusus isoter di Asrama Siswa SMA dan SMK Bali Mandara, serta di Kompi C telah ditutup oleh satgas sejak sebulan yang lalu, seiring dengan menurunnya kasus terkonfirmasi di Buleleng. (*)

Artikel lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved