Berita Denpasar

Kelabui Warga Ngaku Oknum Polisi, Pelaku Kasus Pengeroyokan di Denpasar Masih Buron

Pelaku lain kasus pengeroyokan di Kota Denpasar sampai saat ini masih buron, sebelumnya berhasil mengelabui warga dengan mengaku sebagai oknum polisi

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Pengungkapan kasus pengeroyokan di Denpasar oleh Polsek Denpasar Utara, Rabu 27 Oktober 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaku lain kasus pengeroyokan di Kota Denpasar, Bali, yakni Herman Gani alias Imam (31), kini masih terus didalami keberadaannya, Jumat 29 Oktober 2021.

Diketahui pelaku Imam merupakan pria yang melakukan pemukulan pertama ke arah korban.

Tidak hanya memukul korban I Putu Pande Windu Merta (28), pelaku ini juga terlihat memaksa menarik korban masuk ke dalam mobil dan memitingnya.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, pelaku berbadan tegap tersebut kini masih dalam proses pengejaran oleh tim gabungan.

Baca juga: TERUNGKAP, Ini Kronologis Viral Kasus Pengeroyokan di Denpasar, Polisi Sebut Ada Masalah Pribadi

"Masih dalam tahap pencarian tim gabungan Polda Bali, reskrim resta ( Polresta Denpasar), dan Polsek Denut (Denpasar Utara)," ujar Iptu I Ketut Sukadi, Jumat 29 Oktober 2021.

Lebih lanjut, disinggung mengenai pelaku yang sempat sebut dirinya sebagai oknum polisi di bagian Buser Polda Bali.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi belum bisa memastikan kabar itu, dan hanya mengatakan pelaku masih dalam pengejaran.

"Masih dikembangkan, Imam (pelaku) masih diburu," tambahnya.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan Kapolsek Denpasar Utara Iptu I Putu Carlos Dolesgit saat dikonfirmasi Tribun Bali pada Jumat 29 Oktober 2021 pagi.

"Masih didalami (pelaku ketiga kasus pengeroyokan)," ujar Iptu I Putu Carlos Dolesgit.

Sebelumnya, kasus pengeroyokan berhasil diungkap Tim Reskrim Polsek Denpasar Utara pada Rabu 27 Oktober 2021 petang. 

Dalam pengungkapan kasus itu, Kapolsek Denpasar Utara Iptu I Putu Carlos Dalesgit didampingi jajaran berhasil mengamankan dua pelaku, yakni Oter Ali (55) dan Andi Masait alias Asep (42).

Kasus yang bermula karena urusan pribadi antara korban dan pelaku Asep tersebut, menjadi panjang setelah korban dipancing dengan tawaran jual mobil murah seharga Rp 75 juta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved