Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gempa Tektonik Guncang Buleleng dan Karangasem Magnitudo 2,5, Akibat Sesar Lokal

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mencatat pergerakan aktifitas sesar lokal yang membuat gempa tektonik hingga dirasakan

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: M. Firdian Sani
Istimewa
Peta gempabumi tektonik M 2,5 di Karangasem dan Buleleng 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mencatat pergerakan aktifitas sesar lokal yang membuat gempa tektonik hingga dirasakan warga di wilayah Tejakula, di Buleleng serta Tianyar, Kubu, di Karangasem, pada Jumat 29 Oktober 2021 tengah malam.

Hal ini disampaikan Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar Agus Wahyu Raharjo, SP dalam keterangannya, Sabtu 30 Oktober 2021 pagi.

"Kejadian dan Parameter Gempabumi, Jumat, 29 Oktober 2021 pukul 23:00:24 WITA, wilayah Tejakula, Tianyar dan Kubu diguncang gempabumi tektonik," terang Agus.

Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=2,5. 

Episenter terletak pada koordinat 8,19° LS; 115,49° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 17 km barat laut Karangasem, Bali pada kedalaman 10 km.

Sempat Terjadi Gempa 3.5 SR, Guncangan Tak Mengakibatkan Kerusakan Apa pun di Karangassem

"Jenis dan mekanisme Gempabumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas sesar lokal," papar dia.

Lanjutnya, untuk dampak gempabumi, berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Tejakula, Tianyar, Kubu II MMI.

"Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang," ujar dia.

Terkait dampak materiil, dikatakan Agus, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. 

Ia memastikan hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi Tsunami.

"Untuk gempabumi susulan, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan," ujarnya.

Hari Ini Karangasem Bali Diguncang Gempa Tektonik Magnitudo 3,5 SR, Tidak Berpotensi Tsunami

Agus mengimbau masyarakat, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. 

Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. 

"Periksa dan pastikan bangungan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," pesannya

Selain itu, pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi. (*)

Ikuti berita terkini Tribun Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved