Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Liga Champions

Liverpool Vs Atletico Madrid 4 November 2021, Rivalitas Panas

LIVERPOOL bersiap lagi untuk menghadapi Atletico Madrid pada laga penyisihan grup B Liga Champions yang digelar di Anfield

Tayang:
GABRIEL BOUYS / AFP
Winger Atletico Madrid asal Prancis Antoine Griezmann merayakan setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Grup B Liga Champions UEFA antara Atletico Madrid dan Liverpool di stadion Wanda Metropolitano di Madrid pada 19 Oktober 2021 - Liverpool Vs Atletico Madrid 4 November 2021, Rivalitas Panas 

Atletico mengklaim kemenangan dalam pertandingan fase knock-out yang mendebarkan tahun lalu setelah menang 1-0 di kandang, dan menang 3-2 pada laga leg kedua babak 16 besar.

Liverpool kemudian menang dengan skor 3-2 dalam pertandingan yang digelar di Madrid bulan lalu.

Liverpool berhasil memanfaatkan unggul jumlah pemain setelah kartu merah Antoine Griezmann dan penalti yang dicetak oleh Mohamed Salah.

Selama dekade terakhir, Klopp telah menjadi salah satu karakter permainan yang paling menawan dan karismatik.

Berbeda dengan Simeone, Klopp bukan tipe pelatih yang suka mencari konfrontasi, baik sengaja ataupun tidak.

Ada beberapa hal yang tampak menonjol terjadi setelah kekalahan di Anfield tahun lalu.

“Saya tidak mengerti dengan kualitas yang mereka miliki. Jujur diakui, mereka memainkan sepakbola seperti ini. Saya tidak mengerti itu," kata Klopp kepada BT Sport.

“Ketika saya melihat pemain seperti Koke, Saul (Niguez), (Marcos) Llorente – mereka bisa memainkan sepak bola yang tepat tetapi mereka bertahan kedalam dan memiliki serangan balik. Tapi mereka mengalahkan kami, begitulah adanya,” katanya.

Klopp juga tampak kesal dengan sikap Simeone di pinggir lapangan yang kadang bersikap jenaka.

“Wah, itu energinya. Saya harap saya bisa sedikit lebih fokus di leg kedua,” katanya.

Setelah berhasil meraih kemenangan di Madrid, Klopp sempat menyeringai dengan sinis melambai ke arah Simeone.

Yang kemudian menghindari untuk berjabat tangan dengan Klopp.

"Saya ingin menjabat tangannya dan dia kabur," kata Klopp.

Klopp juga tetap setia pada naluri profesionalnya, menawarkan pujian yang murah hati kepada Atletico dan Simeone, jika bukan karena gaya mereka, maka itu karena prestasi mereka.

“Timnya selalu terorganisir dengan baik, kelas dunia, sehingga menjadikannya salah satu pelatih terbaik,” katanya.

Baca juga: Liga Champions: Kondisi Barcelona Masih Belum Kondusif Kala Harus Memenangkan Laga Lawan Tuan Rumah

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved