Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

KISAH Nyoman Mamben, Ajak Bayi Berumur 2 Bulan Mengasong hingga Terbakar Terik di Jalanan Denpasar

KISAH Nyoman Mamben Ajak Bayinya Berumur 2 Bulan Mengasong hingga Terbakar Terik di Jalanan Denpasar

Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/Putu Supartika
Nyoman Mamben menggendong anaknya yang berusia dua bulan di ruang pembinaan kantor Satpol PP Kota Denpasar, Kamis 11 November 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nyoman Mamben (35) nekat mengajak anaknya yang baru berusia dua bulan untuk mengasong.

Kebutuhan hidup yang harus terpenuhi menjadi alasan dia mengasong, turun ke jalan, singgah dari lampu merah ke lampu merah yang ada di Kota Denpasar.

Sial, baru sehari mengasong bersama anak bayinya, Nyoman Mamben sudah diangkut oleh petugas Satpol PP Kota Denpasar yang kebetulan sedang menggelar patroli. 

Ia diamankan tepat saat Hari Raya Galungan, Rabu, 10 November 2021.

Saat ditemui di Kantor Satpol PP, Mamben tengah menggendong anaknya yang masih terbalut mantel di dalam ruangan pembinaan.

Bayi malang itu terlihat masih merah, namun sudah diajak ibunya ke jalanan dan terbakar terik matahari.

Menurut pengakuan Mamben, dirinya tega mengajak anaknya tersebut karena kepepet uang.

“Di rumah tak ada apa, suami tak punya proyek, terpaksa saya jualan di jalan dengan mengajak anak saya,” kata perempuan asal Munti Gunung, Desa Tianyar Barat, Karangasem ini, Kamis 11 November 2021.

Nyoman Mamben mengaku, dirinya baru menjadi pengasong di lampu merah sejak Selasa, 9 November 2021.

“Baru Senin saya ke sini, Selasa mulai kerja, kemarin sudah diamankan,” akunya.

Baca juga: Walkot Denpasar Jenguk Ibu & Anak Korban Kecelakaan di Tonja, Pemkot Bantah Jalan Rusak-Bergelombang

Untuk diketahui, saat Hari Raya Galungan, Satpol PP Kota Denpasar mengamankan sebanyak 24 orang pengasong, gepeng, hingga pengamen.

Mereka diamankan di beberapa lokasi di Kota Denpasar seperti di kawasan simpang Jalan Sudirman, dan di simpang MCd Sanur, Denpasar.

Dari jumlah tersebut, para pengasong maupun gepeng tersebut kebanyakan berasal dari Muntigunung, Karangasem.

“Dari 24 orang yang kami amankan, sebanyak 19 orang dari Muntigunung Karangasem, beberapa lagi ada dari Jawa dan ada dari Klungkung,” kata Kepala Satpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved