Breaking News:

Berita Denpasar

Seorang Pegawai Laundry di Denpasar Nekat Akhiri Hidup, Baru Bekerja Sekitar Sepekan

Seorang pegawai laundry, berinisial KSU (28), nekat akhiri hidupnya di kos-kosan tempat tinggalnya, Kamis 11 November 2021 sore.

tribun bali/dwisuputra
ilustrasi penemuan mayat - Seorang Pegawai Laundry di Denpasar Nekat Akhiri Hidup, Baru Bekerja Sekitar Sepekan 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang pegawai laundry, berinisial KSU (28), tewas gantung diri dengan seutas tali tambang plastik warna biru sepanjang sekitar 4 meter di kos-kosan tempat tinggalnya, Kamis 11 November 2021 sore.

KSU ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa tergantung di tali simpul mati yang diikatkan pada loster depan pintu kamar kos di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali.

"Dari hasil olah TKP bahwa korban meninggal dunia dengan terdapat bekas jeratan tali di leher, lidah mejulur terjepit gigi dan vagina mengeluarkan cairan serta nihil adanya tanda - tanda kekerasan," papar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi kepada Tribun Bali.

"Tubuh korban menghadap Selatan, menggunakan baju warna putih, celana jeans pendek warna biru di samping terdapat tabung gas 3 kilogram warna hijau dan di depan pintu dihalangi oleh jemuran pakaian," sambungnya.

Baca juga: BREAKING NEWS! WNA Amerika Nekat Akhiri Hidup di Tegalan Ubud: Saya Ingin Dikremasi di Monkey Forest

Ia menjelaskan, KSU berasal dari Banjar Dinas Bantas, Desa Bulian, Kubutambahan, Buleleng, Bali.

Menurut keterangan saksi, Made Nila (19), tetangga kos KSU menerangkan kepada pihak kepolisian, dirinya sempat berkomunikasi dengan KSU sesaat sebelum peristiwa nahas itu terjadi.

Namun sejurus kemudian tanpa curiga, saksi sempat kembali menyapa KSU yang saat itu terlihat berada di depan pintu kamar, namun KSU sudah tidak merespon.

Made Nila kemudian memperhatikan KSU dan ternyata leher KSU sudah dalam keadaan terikat di depan pintu kamar yang ditutupi oleh jemuran pakaian.

Made Nila kemudian menelepon tuan rumah, Made Suarjana (51) yang melaporkan kejadian ini kepada Pecalang setempat dan diteruskan kepada pihak berwajib.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved