Berita Bangli
70 Persen Area Bangli Belum Tercover Jaringan 4G
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfosan) Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan, untuk jaringan 2G baru ter-cover 70 persen.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Akses jaringan internet 4G di Bangli, Bali, masih sangat minim.
Dari total luas wilayah Kabupaten 520 km², hanya 30 persen area yang telah tercover jaringan 4G.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfosan) Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan, untuk jaringan 2G baru ter-cover 70 persen.
Kata dia, hal ini yang membuat beberapa wilayah di Bangli masih tergolong blankspot.
Baca juga: Baru 30 Persen Area Kabupaten Bangli Tercover Jaringan 4G, Ini Rencana Pemkab
Dirgayusa tidak memungkiri internet saat ini menjadi kebutuhan masyarakat.
Karenanya ada dua cara yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan internet masyarakat.
Pertama dengan menggunakan metode radio atau pembangunan tower.
Pihaknya masih membutuhkan 82 tower.
"Saat ini di Bangli, total tower yang tercatat dan masih aktif sebanyak 89 unit. Sesuai masterplan yang telah disusun, kami perlu 82 tower lagi untuk bisa mengcover seluruh area. Itu pun harus sesuai titik yang sudah direncanakan," jelasnya, Minggu 14 November 2021.
Sementara cara kedua, adalah menggunakan fiber optic yang dalam hal ini masuk dalam kegiatan pemerintah provinsi yakni Bali Smart Island (BSI).
Hanya saja untuk BSI dari 218 titik yang direncanakan, baru 153 titik yang telah tersambung jaringan fiber optic.
Baca juga: Provider Ini Ajak Pelanggannya yang Masih 3G Untuk Beralih ke Teknologi 4G
"Titik-titik tersebut meliputi wilayah banjar adat, fasilitas kesehatan, serta destinasi wisata. Sedangkan kendalanya adalah kondisi geografis Bangli yang berupa perbukitan," ucapnya.
Dirgayusa menegaskan untuk jaringan fiber optic ditargetkan selesai pada akhir tahun 2022.
Di sisi lain, Pemkab Bangli juga akan menambah titik-titik lainnya bagi wilayah yang belum ter-cover.
"Ada sekitar puluhan titik tambahan yang nantinya di-cover Pemkab Bangli. Pengerjaannya setelah BSI selesai. Apabila sesuai target 2022, maka tambahan titik ini bisa dianggarkan pada awal tahun 2023," tandasnya. (*).
Kumpulan Artikel Bangli