Indonesia Badminton Festival
Sempat Dibekap Cedera, Anthony Ginting Siap Turun di Indonesia Masters 2021: Mulai Dari Nol
Anthony Sinisuka Ginting mengalami cedera otot pinggang setelah sebelumnya tampil pada Sudirman Cup dan Thomas Cup. Siap tampil di Indonesia Masters
TRIBUN-BALI.COM - Indonesia Badminton Festival 2021 akan segera bergulir.
Gelaran Indonesia Badminton Festival 2021 akan dimulai dengan turnamen Indonesia Masters 2021 pada 16 November 2021 besok.
Puluhan atlet bulutangkis terbaik dunia dari dalam maupun luar negeri sudah berada di Bali.
Ada Kento Momota peringkat satu dunia dari Jepang, Victor Axelsen dari Denmark, ada juga pebulutangkis Indonesia dari Anthony Ginting hingga The Minions.
Baca juga: Axelsen Tak Sabar Bertanding pada Laga Pembuka Daihatsu Indonesia Masters 2021
Baca juga: Pebulutangkis Jepang, Akane dan Yuta Siap Tampil Optimal di Indonesia Masters 2021
Baca juga: Jelang Tampil di Indonesia Masters 2021 Hafiz/Gloria Rindu Kehebohan Supporter Bulutangkis Indonesia
Baca juga: Indonesia Masters 2021: The Minions Unggul Head to Head, Ada Kans Menang Lawan Pasangan Korea
Anthony Ginting baru saja sembuh dari cedera yang ia alami setelah turnamen Sudirman Cup dan Thomas Cup sebulan lalu.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting mengaku siap tanding pada Indonesia Masters 2021 di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, 16-21 November, menyusul membaiknya cedera yang dialami saat berlaga pada Denmark Open 2021.
Anthony Sinisuka Ginting mengalami cedera otot pinggang setelah sebelumnya tampil pada Sudirman Cup dan Thomas Cup.
"Cedera di Denmark Open sudah membaik dan kemajuan cukup bagus. Saya jadi siap tanding," ujar Anthony usai latihan, Senin (15/11/2021) dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia.
Anthony mengakui bahwa untuk berlaga pada turnamen menyediakan hadiah total 600 ribu dolar AS ini peluang tetap ada.
Tinggal fokus pada persiapan mental bertanding aja.
Anthony menambahkan, cedera otot pinggang tersebut membuat pemain kelahiran Cimahi, 20 Oktober 1996 ini mengalami kesulitan bergerak.
Cedera ini disebabkan oleh penggunaan satu bagian tubuh secara berlebihan dalam jangka waktu yang lama.
Dia berharap cedera ini tidak kambuh saat bertanding di Nusa Dua.
"Saya anggap saja mulai dari nol saja, walaupun sebagai juara bertahan. Jadi tidak ada beban," ucap peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo ini.
Mengenai lawan yang akan dihadapi di babak pembuka, Kunlavut Vitidsarn asal Thailand, Anthony enggan sesumbar dan akan berdiskusi dengan pelatih tentang strategi dan pola permainannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ekpresi-anthony-ginting.jpg)