Breaking News:

Berita Badung

PAD Badung 2021 Terancam Tak Target, Sampai Oktober Baru Terealisasi Rp1,3 T dari Target Rp1,9 T

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung kembali terancam tidak target.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Sekretaris Daerah Badung I Wayan Adi Arnawa. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung kembali terancam tidak target.

Pasalnya sisa menunggu dua bulan lagi angka PAD masih jauh dari target yang ditetapkan.

Kendati demikian pemerintah setempat tetap optimistis target bisa tercapai, dengan alasan pariwisata di Bali sudah dibuka.

Padahal sudah satu bulan dibuka, belum juga ada wisatawan yang datang ke Bali.

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa saat dikonfirmasi perihal itu mengaku jika jika PAD Badung bisa tidak sesuai dengan target.

Bahkan dirinya mengaku angka yang bisa diperoleh tidak jauh dari target yang ditetapkan yakni Rp1,8 Triliun.

Baca juga: Cattamaran Beach Club Badung, Menikmati Sunset di Pantai Melasti hingga Keliling Naik Helikopter

"Tahun 2021 dipasang Rp1,9 triliun bisa tidak tercapai. Namun kami meyakini PAD bisa terealisasi sebesar Rp1,6 di tahun 2021 ini," ujarnya saat ditemui rapat kemarin.

Birokrat asal Desa Pecatu Badung itu menjelaskan bahwa posisi PAD Badung sampai Oktober baru tercapai Rp1,3 triliun. Dengan sisa waktu dua bulan, sampai Desember diprediksi PAD hanya akan bertambah Rp269 miliar.

"Jadi rata-rata pendapatan Badung sebanyak Rp134 Miliar, sehingga kita belum berani meyakini pendapatan terealisasi," jelasnya.

Dirinya mengatakan dengan pendapatan Rp134 Miliar perbulan dipastikan PAD tahun 2021 hanya sebesar Rp1.6 triliun. Sehingga jauh dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,9 Triliun.

Baca juga: Shortcut Canggu Badung Akan Diperbaiki dengan Anggaran Rp 1,3 M, Pengendara Diminta Cari Jalur Lain

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved