Breaking News:

Berita Denpasar

BREAKING NEWS: Umanis Kuningan, Warung Makan Babi Guling Candra Teuku Umar Denpasar Kebakaran Hebat

BREAKING NEWS: Umanis Kuningan, Warung Makan Babi Guling Candra Teuku Umar Denpasar Kebakaran Hebat

Tribun Bali/Adrian
Warung Makan Babi Guling Candra di Jalan Teuku Umar Denpasar mengalami kebakaran hebat saat umanis Kuningan atau Minggu 21 November 2021. 

TRIBUN-BALI.COM - Warung Makan Babi Guling Candra di Jalan Teuku Umar Denpasar mengalami kebakaran hebat saat umanis Kuningan atau Minggu 21 November 2021.

Video kebakaran di warung Babi Guling Candra ramai tersebar di media sosial.

Dalam video terlihat api masih berkobar dan menyala-nyala melahap bangunan rumah makan tersebut.

Sontak peristiwa kebakaran menjadi perhatian para pengendara yang kebetulan melintas di kawasan Teuku Umar Denpasar. 

Saat Tribun Bali mendatangi lokasi, tampak petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api.

Informasi yang dihimpun, dugaan awal penyebab kebakaran adalah karena hubungan pendek arus listrik.

Tidak ada korban jiwa karena saat kebakaran, warung dalam kondisi tutup.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar mengerahkan unit Pemadam Kebakaran dari seluruh pos yang ada di Kota Denpasar dibantu Damkar dari Kabupaten Badung.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ari Wibawa menjelaskan kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh warga.

Api membesar sehingga warga yang melihat langsung melapor kepada petugas pemadam kebakaran.

"Warung Babi Guling Candra dalam kondisi tutup, api tiba-tiba sudah di atas terlihat oleh warga yang langsung melapor kepada BPBD Denpasar, dikerahkan 7 unit Damkar dari seluruh pos dibantu Damkar Badung," terang Joni saat dijumpai Tribun Bali di lokasi.

Kebakaran warung makan Babi Guling Candra yang berlokasi di Jalan Teuku Umar No.140, Kota Denpasar, Bali, pada Minggu 21 November 2021.
Kebakaran warung makan Babi Guling Candra yang berlokasi di Jalan Teuku Umar No.140, Kota Denpasar, Bali, pada Minggu 21 November 2021. (Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro)

"Indikasi awal korsleting listrik karena warung dalam kondisi tutup dan api berasal dari dalam," ujarnya. 

Regu Damkar membutuhkan waktu hingga 60 menit lebih untuk memadamkan api yang tidak hanya melahap bagian depan warung melainkan menjalar hingga ke bangunan dua lantai yang berada di belakang warung makan tersebut.

Situasi di lokasi kejadian, warga nekat berkerumun untuk menyaksikan peristiwa kebakaran tersebut meskipun petugas sempat meminta warga mundur dan tidak mendekat.

Polisi pun telah memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut mengenai musibah kebakaran ini. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved