Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Siswi SMP Mengaku Dicabuli Anak Anggota DPRD Pekanbaru, Masuk Rumah dengan Panjat Pagar

Karena diancam, korban tak bisa berbuat banyak dan terpaksa pasrah diperkosa pelaku.

Tayang:
Editor: Bambang Wiyono
Bangka Pos
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, PEKANBARU - Seorang siswi SMP mengaku dicabuli oleh anak anggota DPRD Kota Pekanbaru.

Pencabulan anak di bawah umur itu diduga dialami seorang siswi SMP di Kota Pekanbaru, Riau. 

Kasus dugaan pencabulan ini telah dilaporkan orangtua korban ke Polresta Pekanbaru, Jumat (19/11/2021).

Ayah korban, AN (44), menyebutkan bahwa anaknya diduga dicabuli pemuda berinisial AR (20).

Terduga pelaku disebut anak anggota dewan itu, mencabuli korban sebanyak dua kali di rumahnya di Jalan Mangga, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Sabtu (25/9/2021) lalu.

"Pada hari Minggu (26/9/2021) siang, anak saya memberitahu bahwa dirinya diperkosa oleh AR," ujar AN saat diwawancarai wartawan didampingi kuasa hukumnya, Jumat.

Korban dijemput pelaku saat main ke rumah temannya.

Ia menjelaskan, anaknya waktu itu pergi keluar rumah ingin bermain ke rumah temannya di Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru.

"Di sana anak saya dijemput pelaku AR. Dari pengakuan anak saya, dirinya mengenal pelaku AR dari media sosial Facebook dengan nama akun Dimas," terang AN.

Setelah korban sepakat berjumpa dengan pelaku AR di rumah temannya, di sana pelaku meminta korban untuk naik ke atas motor.

"Pelaku mengajak anak saya untuk tidur di kamar neneknya di rumahnya (kediaman anggota DPRD Pekanbaru), di Jalan Mangga, Kecamatan Sukajadi," beber AN.

Masuk ke dalam rumah dengan cara panjat pagar.

Setelah pelaku membawa korban masuk ke dalam rumah dengan cara panjat pagar, korban disuruh untuk tidur di kamar lantai dua.

"Di situ anak saya mengaku disetubuhi pelaku AR sebanyak dua kali. Sebelum itu, pelaku sempat mengancam anak saya, kalau berteriak akan dimasukan sabu ke dalam mulut dan dilaporkan ke polisi," sebut AN.

Karena diancam, korban tak bisa berbuat banyak dan terpaksa pasrah diperkosa pelaku.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved