Breaking News:

Tips Kesehatan

Penyebab Radang Paru-paru dan Cara Mengobatinya

Masalah kesehatan radang paru-paru perlu penangan medis tepat. Apabila tidak diobati, radang paru-paru bisa merusak organ pernapasan.

Istimewa/ Kompas
ILUSTRASI- Sindrom gangguan pernapasan akut atau acute respiratory distress syndrome (ARDS) terjadi ketika cairan menumpuk di kantung udara kecil yang elastis (alveoli) di paru-paru Anda. 

TRIBUN-BALI.COM - Radang paru-paru adalah penyakit infeksi yang memicu peradangan pada organ pernapasan.

Masalah kesehatan ini perlu penangan medis tepat. Apabila tidak diobati, radang paru-paru bisa merusak organ pernapasan.

Radang paru-paru berkepanjangan dapat menyebabkan munculnya jaringan parut dan membuat kantung paru-paru kaku seperti spons kering.

Kondisi ini dikenal dengan fibrosis paru. Imbasnya, penderita bisa mengalami gagal jantung, gagal napas, sampai berpotensi fatal.

Baca juga: Bibir Bayi Hitam yang Perlu Diwaspadai, Bisa Jadi Tanda Menderita Gangguan Paru-paru dan Jantung

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada masalah kesehatan ini, kenali gejala, penyebab, sampai cara mengobati radang paru-paru.

Gejala radang paru-paru

Melansir Mayo Clinic, gejala radang paru-paru yang kerap dikeluhkan penderitanya, antara lain:

  • Sesak napas
  • Batuk, umumnya batuk kering
  • Badan mudah lelah
  • Tidak nafsu makan
  • Berat badan turun, padahal tidak sedang diet

Pastikan Anda mencari pertolongan medis apabila penderita merasakan gejala radang paru-paru, terutama sesak napas.

Penyebab radang paru-paru

Penyakit radang paru-paru terjadi ketika ada zat atau kuman yang mengiritasi dan memicu peradangan di kantung udara kecil (alveoli) paru-paru.

Baca juga: Ciri-ciri Awal Kanker Paru-paru yang Tidak Boleh Disepelekan, Bukan Hanya Sesak Napas

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved