Breaking News:

Garuda Indonesia Akan Buka Lagi Penerbangan Langsung Tokyo-Bali, Ini Kata Menparekraf Sandiaga

Tetapi ada kabar baik mengenai penerbangan internasional ke Bali yakni akan dibukanya kembali penerbangan langsung dari Tokyo, Jepang ke Bali

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Armada Garuda Indonesia yang tengah berada di airside Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, JAKARTA - Terkait pembukaan pintu kedatangan internasional di Bali, hingga kini belum ada wisatawan mancanegara ke Bali menggunakan pesawat direct flight.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, di Jakarta Senin (29 November 2021) dalam weekly press briefing.

Tetapi ada kabar baik mengenai penerbangan internasional ke Bali yakni akan dibukanya kembali penerbangan langsung dari Tokyo, Jepang ke Bali.

“Walaupun sudah ada berita baik yaitu Garuda Indonesia akan melaksanakan penerbangan langsung dari Haneda Tokyo ke Bali dengan beberapa wisatawan, dengan menggunakan direct flight,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Baca juga: 5 BUMN dengan Utang Segunung, PLN hingga Garuda Indonesia

Namun dikarenakan adanya varian baru Covid-19 Omicron, rencana rute penerbangan langsung tersebut masih terus difinalkan mengenai persyaratan karantina, persyaratan visa dan lain sebagainya.

Ini yang akan menjadi tugas dan fokus pemerintah seiring dengan Indonesia menjadi tuan rumah dari KTT G-20.

“Pemerintah akan mengutamakan faktor kesehatan dan keselamatan masyarakat Indonesia agar tidak terulang lonjakan kasus seperti Juli 2021 yang lalu,” imbuh Menparekraf Sandiaga.

Terkait apakah Indonesia akan melakukan pembaruan daftar negara; untuk ini pemerintah akan melakukan evaluasi pembukaan wisata untuk wisatawan mancanegara secara berkala, yang akan dikoordinasikan oleh Kemenkomarves dan Kementerian Luar Negeri.

“Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada September 2021 mencapai 126,5 ribu kunjungan; turun sebesar 15,08 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada September 2020,” ungkapnya.

Namun jika dibandingkan dengan Agustus 2021, jumlah kunjungan wisman pada September 2021 mengalami kenaikan sebesar 1,41 persen.

Dari Januari hingga September 2021, jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia mencapai 1,19 juta kunjungan, turun sebesar 67,00 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2020.

Dari 126,5 ribu kunjungan wisman pada September 2021, paling banyak berasal dari Timor Leste sebesar 72,9 ribu kunjungan (57,7 persen) dan Malaysia sebesar 39,8 ribu kunjungan (31,5 persen).(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved