Berita Denpasar

Siswa dan Guru Positif Covid-19 di Denpasar, PTM Beberapa SD/MI Dihentikan Selama Dua Minggu

Dari hasil tes PCR yang dilakukan kepada siswa dan guru peserta Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Denpasar, ditemukan beberapa yang positif.

Istimewa
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dari hasil tes PCR yang dilakukan kepada siswa dan guru peserta Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Denpasar, ditemukan beberapa yang positif.

Kebanyakan siswa maupun guru yang positif ini ditemukan di SD/MI.

Oleh karenanya, beberapa sekolah SD/MI yang ditemukan ada siswa dan guru positif Covid-19, untuk pelaksanaan PTM dihentikan sementara.

Baca juga: Tradisi Ngerebong di Pura Petilan Kesiman Denpasar, Kami Tak Berani Ngubeng Seperti Sebelumnya

"Ada beberapa sekolah dan menyebar di Denpasar yang positif. Makanya bagi yang ada siswa positif PTM dihentikan," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Senin 29 November 2021.

Di mana penghentian PTM ini dilakukan selama dua minggu.

"Selama dua minggu ke depan proses pembelajaran dilaksanakan secara daring," imbuhnya.

Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di sekolah.

Di samping antisipasi kasus meningkat, juga antisipasi liburan akhir tahun.

Baca juga: 836.560 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama di Denpasar

"Ini bentuk antisipasi kami, sementara bagi sekolah yang dinyatakan siswanya maupun gurunya positif agar PTM dihentikan sementara," katanya.

Selain itu, mulai Senin, 29 November 2021 di SD/MI juga dilaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS) semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. 

Berkenaan dengan hal tersebut, bagi Kepala Sekolah yang akan melakasanakan PAS secara PTMT agar membuat surat keterangan kepada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar.

Selain penghentian PTM sementara, juga dilakukan sterilisasi di sekolah dengan penyemprotan desinfektan.

“Siswa yang positif juga ada tindak lanjutnya dari Dinas Kesehatan, apa isolasi, ke RS atau bagaimana, tergantung kondisinya,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved