Berita Nasional
Politikus Diduga Terlibat Teroris JI, Tangkapan Densus 88 Selanjutnya Bakal Gegerkan Publik
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri berhasil meringkus orang-orang yang terafilisiasi dengan kelompok jaringan teroris Jamaah Islamiyah
Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, Kharis mengatakan, beberapa nama besar ini juga kerap bermunculan di televisi dan menjadi media darling.
Selain itu, mereka diketahui berasal dari oposisi dan terlibat aktif dalam demonstrasi Persaudaraan Alumni (PA) 212.
Baca juga: Pimpinan MIT Ali Kalora dan Pengawalnya Tewas Saat Baku Tembak, DPO Teroris di Poso Tersisa 4 Orang
Hanya saja, dia menegaskan diangkuttidaknya mereka ke depan bukan karena menyandang status tertentu, seperti oposisi, melainkan karena keterlibatan dalam jaringan terorisme.
Meski tak mengetahui peran mereka secara rinci, Kharis menyebut nama-nama besar ini bisa dianggap sebagai simpatisan.
Jadi ketika beberapa tokoh JI memiliki persoalan, nama-nama ini akan membantu menyelesaikan atau mengcover tokoh tersebut.
"Mereka ini kelompok oposisi lah, dan mereka itu rata-rata dulu mendukung Prabowo semua. Sampai sekarang mereka masih tetap oposisi. Mereka ini statusnya personal tidak, tapi masalahnya sering dimanfaatkan oleh partai. Karena mereka itu punya nama besar dan profesi yang mereka geluti memungkinan mereka memegang jabatan itu. Dari sejumlah nama yang saya tahu gelarnya bagus-bagus dan mereka sering tampil di televisi kok dan termasuk salah satu media darling. Cuma media darlingnya yang versinya oposisi," katanya.
"Yang pasti terkait kinerja Densus, saya pikir mereka bekerja sudah berbasis data lapangan. Artinya mereka tidak mungkin asal sebut nama, pasti sudah mengantongi data kongkrit sebelum turun lapangan dan sudah punya listnya soal siapa yang bakal diangkut," imbuhnya. (Tribunnetwork/Vincentius Jyestha)
Kumpulan Artikel Nasional
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/teroris-kimia-farma.jpg)