Breaking News:

Berita Jembrana

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polres Jembrana Gelar Operasi Aman Nusa Agung II Jelang Nataru

Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana memimpin apel Kesiapan Operasi Aman Nusa Agung II dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 tahun 2021

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Apel Kesiapan Personel Jembrana dalam penanganan PPKM Level III dan Nataru, Kamis 2 Desember 2021 - Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polres Jembrana Gelar Operasi Aman Nusa Agung II Jelang Nataru 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana memimpin apel Kesiapan Operasi Aman Nusa Agung II dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 tahun 2021, dan juga jelang Nataru, Kamis 2 Desember 2021.

Apel digelar di halaman Mapolres Jembrana, diikuti para perwira atau pamen Polres Jembrana dan jajaran, personel Batalyon C Pelopor Gilimanuk serta BKO tracer Covid-19 Polda Bali.

Operasi Amanusa Agung II ini digelar mulai tanggal 2-31 Desember 2021, dalam rangka mengantisipasi dan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 gelombang ketiga sekaligus pengamanan Nataru, di wilayah Kabupaten Jembrana, Bali.

Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gede Juliana mengatakan, operasi ini sudah berjalan beberapa kali untuk penanganan Covid-19.

Baca juga: 3 Negara di Benua Asia Laporkan Kasus Pertama Varian Baru Covid-19 Omicron

Karena itu, personel Polres Jembrana dan jajaran, bertugas untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran pandemi Covid-19 gelombang ke-3.

Dari data yang dimiliki oleh Menko Marves beberapa minggu terakhir, di Jembrana ada pergerakan Covid-19 muncul kembali, namun masih bisa dikendalikan.

"Kami berterima kasih kepada rekan brimob sudah bergabung membantu kami untuk di lapangan bisa mengantisipasi bersama-sama penanganan Covid 19 dan kita juga ada penambahan (drop) Polda Bali dari adik-adik bintara remaja untuk tracer Covid-19, jadi saya harapkan nanti di tengah-tengah masyarakat adik-adik bisa menjelaskan dan memberikan pemahaman tugas tracer tersebut,” ucapnya.

Dijelaskannya, menjelang Natal dan Tahun Baru intensitas kegiatan masyarakat akan meningkat, kebijakan pemerintah yang akan menaikkan level PPKM dari level 2 menjadi level 3 akan berpengaruh dalam mobilitas masyarakat.

Untuk itu, dalam setiap pelaksanaan operasi maka diminta melaksanakan tugas sesuai prosedur.

Baik itu pemeriksaan barang bawaan, surat kendaraan maupun surat untuk bisa masuk Bali.

Baca juga: Sikapi Guru dan Siswa Peserta PTM Positif Covid-19, Denpasar Lakukan Tracing 1 Berbanding 9

Dalam pemeriksaan personelnya diminta untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dan tidak menutup kemungkinan masyarakat ada yang coba-coba memberikan sesuatu di dalam surat yang terlipat.

“Ketika ada surat terlipat kalau memberikan sesuatu, harap ditolak. Mari bersungguh-sungguh dalam bertugas,” tegasnya. (*).

Kumpulan Artikel Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved