Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Info Populer

Daftar 10 Negara Termiskin di Dunia, Apakah Indonesia Termasuk?

Tolak ukur negara miskin adalah biasanya dari tingkat produk domestik bruto (GDP) per kapita.

Editor: Noviana Windri
AFP/IFIOK ETTANG
Orang-orang membawa karung-karung berisi makanan di atas kepala mereka selama penjarahan massal di gudang yang berisi bantuan makanan selama Covid-19 yang tidak diberikan selama penguncian untuk meredakan kelaparan, di Jos, Nigeria, pada 24 Oktober 2020. 

TRIBUN-BALI.COM - Tolak ukur negara miskin adalah biasanya dari tingkat produk domestik bruto (GDP) per kapita.

Selanjutnya dinilai dari tingkat biaya hidup, inflasi, daya beli individu tiap-tiap negara di dunia.

Lalu apa saja negara termiskin di dunia?

Kendati demikian, sulit untuk menentukan penyebab kenapa bisa menjadi negara termiskin di dunia dalam waktu jangka panjang.

Bisa saja karena pemerintah negara miskin adalah diktator dan korup, sejarah negara tersebut, penegakkan hukum yang lemah, perang dan kerusuhan sosial, bahkan kondisi iklim yang parah bisa menjadi faktor terbentuknya negara termiskin di dunia.

Baca juga: HOKI! 6 Zodiak Ini Diberkahi Keberuntungan Selama Desember 2021, Produktivitas Mereka Meningkat

Baca juga: Bos Persib Bandung Sebut Akan Ada Kejutan di Tengah Isu Gabungnya David da Silva, dan Ryuji Utomo

Berdasarkan data Dana Moneter Internasional (IMF), Database Outlook Ekonomi Dunia April 2021 didapatkan 10 negara termiskin di dunia di mana peringkat pertama masih diduduki negara yang sama seperti tahun 2020.

Berikut 10 negara termiskin di dunia dilihat dari GDP berdasarkan keseimbangan kemampuan belanja atau purchasing power parity (PPP) per kapitanya, yakni:

1. Burundi

Negara ini memiliki tingkat GDP-PPP sebesar 760 dollar AS dan menjadi negara termiskin di dunia.

Dikutip dari situs Global Finance, negara kecil Burundi yang terkurung daratan, diliputi oleh konflik etnis Hutu-Tutsi dan perang saudara.

Dengan sekitar 90 persen dari hampir 12 juta warganya bergantung pada pertanian subsisten dan sebagian besar dari mereka hidup dengan 1,25 dollar AS per hari atau kurang.

Perhatian utama negara miskin ini adalah kelangkaan pangan dimana tingkat kerawanan pangan hampir dua kali lebih tinggi dari rata-rata untuk negara-negara Afrika sub-Sahara.

Selain itu, akses terhadap air dan sanitasi masih sangat rendah, dan kurang dari 5 persen penduduk yang memiliki listrik.

Semua masalah ini, tentu saja, telah diperburuk oleh pandemi.

2. Sudan Selatan

Baca juga: Diblokir? Jadwal Pemblokiran Kartu ATM BNI, BRI, BCA, dan Mandiri Non Chip, Segera Tukarkan Kartumu

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved