Breaking News:

Corona di Dunia

Korea Selatan Melaporkan Tambahan Tiga Kasus Varian Baru Omicron

Masyarakat akan memiliki tenggang waktu seminggu untuk membiasakan diri dengan aturan baru tersebut.

Editor: DionDBPutra
Pixabay
Ilustrasi Covid-19. Korea Selatan melaporkan tambahan tiga kasus virus corona Omicron. 

TRIBUN-BALI.COM, SEOUL - Pemerintah Korea Selatan ( Korsel) melaporkan tiga tambahan kasus virus corona Omicron sehingga menjadikan total kasus varian baru tersebut menjadi 12, kata Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) pada Minggu 5 Desember 2021.

Korsel melaporkan 5.128 kasus Covid-19 baru pada Sabtu 4 Desember 2021, sedikit penurunan setelah melaporkan rekor penghitungan harian 5.352 kasus sehari sebelumnya.

Negara itu telah melaporkan total 473.034 kasus, dengan 3.852 kematian.

Baca juga: Australia Setujui Pemakaian Vaksin Pfizer untuk Anak Usia 5-11 Tahun

Baca juga: Omicron Sudah Ditemukan di Singapura, Satgas Covid-19 Klungkung Minta Warga Waspada dan Taat Prokes

Mulai Senin 6 Desember 2021, orang-orang yang mengunjungi 14 ruang publik, termasuk perhotelan dan tempat hiburan, harus menunjukkan kartu vaksin mereka, ketika pemerintah menetapkan rencana untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19.

Masyarakat akan memiliki tenggang waktu seminggu untuk membiasakan diri dengan aturan baru tersebut.

India capai rekor sejak Juli

Sementara India pada Sabtu 4 Desember 2021 melaporkan jumlah kematian harian tertinggi Covid-19 sejak Juli 2021, setelah dua negara bagian memperbaiki catatan angka kematian di wilayah mereka.

Negara bagian di kawasan timur, Bihar, menambahkan 2.426 kematian yang sebelumnya tidak tercatat, sementara negara bagian di selatan, Kerala, menambahkan 263 kematian pada Minggu 5 Desember 2021.

Demikiankata juru bicara kementerian kesehatan federal kepada Reuters.

Berdasarkan catatan yang sudah diperbaiki itu, jumlah harian kematian adalah 2.796 jiwa --tertinggi sejak 21 Juli, menurut hitungan Reuters.

Selama gelombang kedua Covid-19 pada Maret dan April tahun ini, di India ribuan orang meninggal dan jutaan lainnya terpapar virus penyakit tersebut.

Negara-negara bagian India terus memperbaiki catatan soal jumlah kematian akibat Covid-19 yang tidak dilaporkan selama beberapa bulan terakhir ini.

Pertambahan jumlah kematian itu sejalan dengan prediksi beberapa pakar medis bahwa orang yang meninggal di India karena Covid-19 sebetulnya mencapai lebih dari 473.326 jiwa daripada yang dilaporkan sebelumnya. (antara)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved