Berita Denpasar
Kota Denpasar Nihil Pasien Meninggal Dunia, Kasus Aktif Covid-19 Masih 0,21 Persen
Adapun pasien yang sembuh bertambah sebanyak 7 orang. Sedangkan kasus aktif sebanyak 80 orang.
Penulis: Putu Supartika | Editor: DionDBPutra
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Pada hari Minggu 5 Desember 2021, Kota Denpasar nihil kasus meninggal dunia akibat Covid-19.
Adapun pasien yang sembuh bertambah sebanyak 7 orang. Sedangkan kasus aktif sebanyak 80 orang.
Secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.917 orang, angka kesembuhan pasien 36.836 orang (97,15 persen), meninggal dunia sebanyak 1.001 orang (2,64 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 80 orang (0,21 persen).
Baca juga: Pemkot Denpasar Targetkan Pada Oktober-November 2022 Pasar Kumbasari Jadi Lebih Modern
Baca juga: Sehari Angkut 60 Siswa, Bus Sekolah di Denpasar Baru Layani 16 SD dan SMP
Demikian dikatakan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Minggu 5 Desember 2021.
Dewa Rai mengatakan, kendati kasus di Denpasar sudah semakin melandai namun penularan virus corona masih ditemukan.
Oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendur menerapkan protokol kesehatan (prokes) mencegah Covid-19.
“Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama. Tidak boleh kendur dalam menerapkan protokol kesehatan. Jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat, sehingga diperlukan kerja sama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat," kata kata Dewa Rai.
Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus Covid-19 saat ini.
Dalam beraktivitas sehari-hari, kata Dewa Rai, protokol kesehatan wajib dipatuhi berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali.
Terlebih lagi saat ini ada mutasi Covid-19 varian baru.
“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.
Dewa Rai mengatakan berbagai upaya terus dilaksanakan pemerintah guna menurunkan zona risiko, tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.
Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin menggunakan mobil calling atau door to door, menyemprot disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.
Pemkot Denpasar juga terus berupaya merealisasikan vaksinasi kepada masyarakat. Vaksinasi menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun, ibu hamil dan kelompok disabilitas.
Berita lain dari Kota Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/juru-bicara-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19-kota-denpas-i-dewa-gede-rainb.jpg)