Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Seputar Bali

50 Ribu Orang Gelar Aksi Kebersihan Peringati Hari Lingkungan Hidup di Denpasar

Serangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi kebersihan dan penanaman pohon serentak

Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ngurah Adi Kusuma
Istimewa
BERSIH-BERSIH - Pelaksanaan bersih-bersih pantai di Pantai Padanggalak Denpasar serangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia. 50 Ribu Orang Gelar Aksi Kebersihan Peringati Hari Lingkungan Hidup di Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Serangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi kebersihan dan penanaman pohon serentak yang dipusatkan di Pantai Padanggalak, Denpasar pada Sabtu, 6 Juni 2026. 

Selain di kawasan Pantai Padanggalak, aksi yang sama juga turut dilaksanakan disepanjang pantai wilayah Kota Denpasar hingga wilayah desa/kelurahan se-Kota Denpasar

Kadis LHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa mengatakan, kegiatan ini melibatkan sekitar 50.000 peserta. 

Kegiatan yang mengusung tema Saatnya Bekerja Untuk Iklim ini melibatkan unsur TNI/Polri, ASN, sekolah, perguruan tinggi, komunitas, Forkopimda, serta masyarakat di seluruh desa dan kelurahan. 

Baca juga: 9 Rekomendasi Tablet Android Rp2 Jutaan Juni 2026, Tab Entry Level Tapi Kualitas Tahan Banting

Selain aksi di kawasan pantai yang melibatkan sekitar 1.000 peserta, gerakan bersih-bersih juga dilaksanakan secara serentak di banjar-banjar se-Kota Denpasar dengan partisipasi sekitar 40.000 warga. 

Pihaknya mengatakan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat gerakan kolektif menjaga lingkungan. 

"Melalui rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, kami ingin menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama,”

“Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Denpasar menjadi modal utama dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan," ujarnya.

Gustra menjelaskan bahwa berbagai kegiatan seperti aksi bersih pantai, penanaman pohon, kampanye pemilahan sampah, Sekolah Sungai, hingga pelatihan masyarakat dirancang untuk membangun kesadaran lingkungan dari berbagai lapisan masyarakat. 

Baca juga: Penjualan Perhiasan Emas-Berlian di Bali Stabil Ditengah Rupiah Melemah

Menurutnya, edukasi sejak usia dini serta peningkatan kapasitas masyarakat menjadi langkah strategis dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. 

"Kami ingin menanamkan budaya peduli lingkungan yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari perilaku sehari-hari masyarakat," tambahnya.

Pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menerapkan pemilahan sampah dari sumbernya. 

"Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan pengingat bahwa masa depan lingkungan berada di tangan kita bersama. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat, kami optimistis Denpasar dapat menjadi contoh kota yang berhasil membangun budaya lingkungan yang berkelanjutan," paparnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved