Breaking News:

Berita Bali

Kayu dan Ranting Dominasi Sampah Kiriman di Pantai Kuta Bali

Sampah kiriman kali ini didominasi oleh sampah kayu-kayu, ranting-ranting pohon hingga sampah plastik dan lain-lain

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Petugas saat membersihkan sampah kiriman berupa kayu dan ranting-ranting di Pantai Kuta. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Fenomena tahunan sampah kiriman mulai terjadi kembali di sepanjang Pantai Kuta, Kedonganan, Jimbaran, Jerman, Legian, Seminyak.

Dimana sampah kiriman tersebut diakibatkan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir.

Sampah kiriman kali ini didominasi oleh sampah kayu-kayu, ranting-ranting pohon hingga sampah plastik dan lain-lain.

"Ini memang kita lebih banyak tangani dengan alat berat, dibantu juga seluruh personel kami terjunkan ke lapangan," ujar Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Limbah B3 DLHK Badung, Putu Suantara, Rabu (8 Desember 2021).

Baca juga: Rekomendasi 5 Vila Murah di Bali Dekat Pantai Kuta, Tarif Mulai Rp 147 Ribu per Malam

Ia menambahkan sampah-sampah yang terdampar di sepanjang pantai itu dikumpulkan di stop over-stop over yang terdekat, baru kemudian diangkut truk.

Banyak juga kayu-kayu besar yang terdampar dan tidak dapat dibersihkan langsung oleh petugas, sehingga pihak DLHK Badung harus memotongnya terlebih dahulu.

“Jadi kayu besar untuk yang terdampar itu memang tanggung jawab kami dan tangani, beberapa terpaksa harus kami potong dan diangkat dengan soldier karena tidak dapat diangkat dengan tenaga manusia," ungkapnya.

“Jadi kami manfaatkan alat berat yang kami miliki, kalau sampah ini terombang-ambing di ombak tentunya membahayakan terutama bagi wisatawan yang surfing,’ imbuhnya

Disinggung berapa jumlah sampah kiriman per hari di Pantai Kuta, Putu Suantara mengatakan diperkirakan per hari mencapai 30 ton.

"Jumlah sampah kiriman per hari diperkirakan 30 sampai 40 ton," imbuh Putu Suantara.

Tetapi puncak sampah kiriman diprediksi baru akan berlangsung saat memasuki periode Januari 2022 mendatang.

Sampah kiriman tersebut merupakan sampah-sampah dari sejumlah sungai di Bali, maupun luar Bali yang terbawa arus laut hingga ke pesisir selatan Bali.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved