Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Liga 1

Jelang Laga Melawan Persik, Robert Alberts Dinilai Miskin Taktik, Ini Respon Pelatih Persib Bandung

Penampilan Persib Bandung di seri ketiga Liga 1 2021-2022 mendapatkan kritikan keras dari Bobotoh. Klub dengan julukan Maung Bandung itu dianggap men

Tayang:
Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, menjelaskan pemain akhirnya menerima pemotongan gaji setelah mendengarkan penjelasan manajemen, Rabu (29/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM  - Penampilan Persib Bandung di seri ketiga Liga 1 2021-2022 mendapatkan kritikan keras dari Bobotoh.

Klub dengan julukan Maung Bandung itu dianggap mengukir catatan yang kurang memuaskan oleh para suporter setia.

Tercatat, dari lima laga yang sudah dilakoni Persib di seri ketiga, Maung Bandung hanya meraih dua kemenangan dan tiga kalah.

Sebanyak tiga kekalahan ditelan Persib saat melakoni laga besar menghadapi Persija Jakarta (0-1), Arema FC (0-1), dan Persebaya Surabaya (0-3).

Dilansir dari Kompas.com. sorotan tajam pun dialamatkan kepada Robert Rene Alberts jelang laga pekan ke-17 Liga 1 2021-2022 antara Persik vs Persib di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu 12 Desember 2021. 

Sebagian bobotoh, fan Persib, menganggap Alberts sebagai pelatih yang miskin taktik. Tagar bernada #reneout pun ramai di media sosial.

Alberts lantas menanggapi kritikan tersebut. Menurutnya, secara permainan Persib sejatinya bisa mengimbangi lawan. Terutama saat bersua Persija dan Arema.

Bahkan dalam dua laga tersebut, Maung Bandung sejatinya layak mendapatkan poin bila tidak ada hal non-teknis yang dirasa Alberts merugikan Persib.

Misalnya di laga melawan Persija, ada satu gol yang dianulir wasit. Kemudian saat menghadapi Arema, Alberts menilai ada momen di mana Persib seharusnya mendapatkan penalti.

"Saya sudah mengatakan sebelumnya, ketika melawan Persija dan Arema kami kalah 0-1 dan seharusnya meraih hasil yang lebih baik karena ada gol yang tidak disahkan," kata Alberts kepada wartawan, Sabtu (11/12/2021).

"Lalu melawan Arema juga seharusnya kami mendapat penalti jadi itu semua bisa terjadi di sepak bola," ucapnya lagi.

Meski begitu Alberts tidak menampik, saat kalah dari Persebaya, Persib memang menampilkan performa inferior. Menurutnya, itu adalah performa paling mengecewakan yang ditunjukkan anak asuhnya sepanjang kompetisi musim ini.

"Di laga terakhir (menghadapi Persebaya), kami yang bisa mendominasi sekitar 60 menit dan seharusnya bisa mencetak gol," tutur Alberts.

"Tetapi barisan pertahanan kami sayangnya memberi hadiah kepada lawan dalam satu momen yang sederhana. Saya mengakui ini kesalahan kami dan itu membuat lawan bisa mencetak gol," ujarnya menambahkan.

Hanya saja, Alberts enggan menyalahkan pemainnya. Di matanya, tidak ada yang layak untuk disalahkan dari kekalahan Persib di laga melawan Persebaya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved