Breaking News:

Berita Klungkung

Sumber Mata Air Penida Terdampak Banjir Bandang, 5000 Sambungan Rumah Tidak Terairi Air Bersih

Selain karena sejumlah pipa putus, sumber mata air penida juga keruh akibat diterjang banjir bandang.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Eka Mita
Kondisi Pantai Crystal Bay di Desa Sakti Nusa Penida, pasca diterjang banjir bandang yang terjadi, Senin dinihari (13/12) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pasca musibah banjir bandang di Nusa Penida, pelayanan air bersih di Nusa Penida juga terganggu.

Selain karena sejumlah pipa putus, sumber mata air penida juga keruh akibat diterjang banjir bandang.

Padahal sumber mata air penida merupakan sumber mata air terbesar yang melayani sebagain besar pelanggan Perumda Panca Mahottama.

Dirut Perumda Panca Mahottama, I Nyoman Renin yang juga ikut turun meninjau pelayanan air bersih pasca banjir bandang menjelaskan, ada sekitar 5000 pelanggan atau sambungan rumah yang mengalami gangguan distribusi air bersih pasca bencana. 

"Kita lihat bersama, sumber mata air penida juga terdampak banjir bandang. Dengan kondisi air yang keruh seperti ini, kita tidak bisa distribusikan air ini ke warga," ungkap Nyoman Renin. 

Baca juga: Dandim Klungkung Ajak Semua Pihak Bantu Korban Banjir Bandang di Nusa Penida

Baca juga: Minta Doa Restu, Gede Pasek Sungkem ke Ibunda Anas Urbaningrum Saat Peringatan Hari Nusantara

Baca juga: Komang Damai Bingung Cari Tempat Tinggal, Rumah Hancur & Harta Benda Hanyut Diterjang Banjir Bandang

Terkait masalah ini, Perumda Panca Mahottama akan memaksimalkan pelayanan aie bersih ke warga dengan menggunakan mobil tangki.

" Besok kami sebrangkan mobil tangki tambahan untuk membantu distribusi air bersih ke warga. Khususnya ke warga terdampak bencana banjir bandang," ungkapnya.

Pelayanan distribusi air bersih di lokasi bencana nantinga juga akan memaksimalkan bantuan mobil tangki dari intansi lainnya, seperti BPBD Klungkung dan DLHP.

Sementara beberapa armada pemadam kebakaran, Selasa pagi (14/12) sudah diseberangkan ke Nusa Penida. Armada tersebut akan digunakan untuk membersihkan lumpur.(mit)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved