Liga Italia
Beda Era Kepemimpinan Simone Inzaghi dengan Antonio Conte di Inter Milan, Ini Ungkap Nicolo Barella
Ada yang menarik soal komentar Nicolo Barella di masa kepemimpinan Simone Inzaghi mengarsiteki Inter Milan di kompetisi Serie A Liga Italia 2021/2022.
TRIBUN-BALI.COM – Ada yang menarik soal komentar Nicolo Barella di masa kepemimpinan Simone Inzaghi mengarsiteki Inter Milan di kompetisi Serie A Liga Italia 2021/2022.
Penyerang sayap I Nerazzurri tersebut membeberkan soal kebangkitan Inter Milan di bawah sang allenatore Simone Inzaghi.
Pemain Inter Milan itupun berharap tidak akan menerima hukuman larangan dua pertandingan di Liga Champions dari otoritas tertinggi UEFA.
Sosok Nicolo Barella baru saja dinobatkan sebagai gelandang terbaik musim ini yang digelar oleh La Gazzetta dello Sport.
“Ini merupakan tahun yang luar biasa, tetapi semuanya dimulai dengan kekalahan di Final Liga Europa. Sejak saat itu, kami memulai pekerjaan yang berlanjut hari ini,” katanya, dilansir Tribun Jogja via laman Football Italia.
Barella telah memenangkan gelar Serie A bersama Inter Milan, yang pertama dalam karirnya, dan Euro bersama Italia.
Baca juga: Hot AC Milan di Transfer Window Pemain Januari 2022, Incar 2 Striker Top, 3 Bek Tengah Ini
Baca juga: Klasemen Liga Italia: Inter Milan di Puncak, Rossoneri Membayangi, AS Roma Samai Poin Juventus
I Nerazzurri sekarang memimpin klasemen dengan keunggulan satu poin atas rival sekotanya, AC Milan.
“Ada lebih banyak kompetisi daripada tahun lalu, tetapi kami memiliki sesuatu yang lebih dari yang lain,” kata mantan gelandang Cagliari itu.
“Kami memiliki kesadaran dan pengalaman, kami tahu bagaimana menang karena kami sudah melakukannya. Kami merasakan ini di lapangan dan lawan kami juga merasakannya.”
Kemudian Barella juga ditanya bagaimana perubahan dan peningkatan Inter Milan sejak Antonio Conte pergi.
“Inzaghi membuat kita lebih bebas melakukan sesuatu. Bukan berarti Conte memaksa kami melakukan sesuatu.
“Tapi karisma Inzaghi membuat semua orang merasa terlibat, memungkinkan kita untuk membuat keputusan.
Menurutnya, perbedaan itu bisa menjadi sesuatu yang dibutuhkan para pemain dalam tim Biru-Hitam.
“Itu adalah sesuatu yang kami butuhkan setelah dua musim yang intens di mana kami selalu mengikuti konsep yang sama.
Sedangkan tentang sejumlah pemain bintang yang memilih hengkan dari San Siro, Barella juga memberikan pendapatnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/nicolo-barella-vs-jean-victor-makengo-di-liga-italia-serie-a-antara-inter-milan-vs-udinese.jpg)