Breaking News:

Berita Badung

Vaksin Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun, Disdikpora Badung Minta Orangtua Izinkan Anak Ikut Vaksin

Pemerintah Kabupaten Badung sudah melaksanakan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun mulai dari Rabu 15 Desember 2021 kemarin.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun ditinjau langsung Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa di SD 1 Sempidi pada Rabu 15 Desember 2021 

TRIBUN -BALI.COM, BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung sudah melaksanakan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun mulai dari Rabu 15 Desember 2021 kemarin.

Kendati sudah ada yang berjalan namun Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) meminta agar orangtua atau wali ikut mendukung program tersebut, dengan mengizinkan anaknya vaksin. 

Selain itu, perlu juga dilakukan pendampingan, agar anak tidak histeris atau takut saat dilaksanakan penyuntikan dosis.

Baca juga: Belum Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Mengwi Badung, Rahadi: Minus 8 Persen

Imbauan itu pun sudah ditegaskan Disdikpora pada SE nomor 420 / 5829 / Sekret / Disdikpora tentang penyelenggaraan pembelajaran menjelang libur natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru) dalam rangka pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019 (Covid-19). 

Pada SE itu, Disdikpora mengimbau orangtua/wali peserta didik agar mengizinkan dan mendorong anaknya yang sudah memenuhi syarat dan ketentuan untuk divaksinasi Covid-19. 

"Semua ini demi kelancaran dan kesuksesan vaksinasi. Kita sangat berharap dengan adanya vaksinasi bisa meningkatkan imunity anak," ujar Plt Disdikpora Badung I Made Mandi pada Jumat 17 Desember 2021.

Baca juga: Jelang Nataru, Kedatangan melalui Terminal Mengwi Badung Tak ada Peningkatan Signifikan

Selain menyukseskan vaksinasi anak usia 6-11 tahun, pihaknya juga meminta sekolah menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat di satuan pendidikan dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/ hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan) dan 3T (testing, tracing, treatment).

"Kita jangan sampai lengah, meski kasus di Badung sudah melandai. Jangan sampai sekolah menjadi klaster penyebaran virus," ucapnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan sampai saat ini tidak ada kendala yang dihadapi tim vaksinasi dari dinas kesehatan.

Bahkan penolakan pun tidak ada.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved