MotoGP
Bos Ducati Sebut Era Marc Marquez Akan Terganggu oleh Dua Pembalap Ini
Kiprah Marc Marquez di MotoGP memang banyak mengundang decak kagum. Namun saat Marc Marc Marquez berada dalam kondisi pemulihan cedera pengelihatan.
TRIBUN-BALI.COM - Kiprah Marc Marquez di MotoGP memang banyak mengundang decak kagum.
Namun saat Marc Marc Marquez berada dalam kondisi pemulihan cedera pengelihatan.
Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, tak menampik Marc Marquez (Repsol Honda) bisa meraih gelar juara dunia MotoGP lagi jika pulih.
Paolo Ciabatti tidak meragukan kemampuan Marc Marquez yang dapat merebut gelar juara dunia MotoGP jika berhasil pulih dari cedera.
Namun, melihat pembalap muda yang semakin berkembang, Paolo Ciabatti juga melihat persaingan perebutan gelar juara tak hanya akan melibatkan Marc Marquez.
Marc Marquez saat ini telah absen dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP selama dua musim berturut-turut.
Hal ini bermula dari cedera patah lengan tangan kanan yang didapatkan pada balapan pembuka MotoGP 2020.
• Update Bursa Transfer Liga 1: Persebaya Incar Bekas Bomber Persib, Bagaimana Nasib Jose Wilkson?
Imbas cedera tersebut, dia harus absen selama sembilan bulan dan tak dapat mempertahankan gelar juara MotoGP usai meraihnya empat kali secara beruntun (2016-2019).
Marquez akhirnya berhasil comeback dengan turun pada balapan ketiga MotoGP 2021. Kendati begitu, kondisinya ternyata belum pulih total.
Dia pun kembali gagal bersaing dalam perebutan gelar tahun ini. Masalah kian runyam bagi Honda setelah Marquez kembali mendapatkan cedera diplopia pada akhir kejuaraan.
Cedera yang didapatkan disebut-sebut membutuhkan waktu pemulihan lebih lama karena gangguan penglihatan yang dialami Marquez cukup gawat.
Terlepas dari cedera Marquez, Ciabatti mengaku tak pernah meragukan kemampuan pembalap berjulukan The Baby Alien tersebut.
Marquez diyakini masih bisa kembali menjadi pembalap teratas dan merebut gelar juara dunia jika pulih dari cedera.
• Jadwal Race MotoGP Portugal 2021: Bagnaia Jadi Pimpinan Balap, Rossi ke-16, Vinales ke-18
Adapun begitu, Ciabatti juga yakin Ducati bisa menjadi rival dan bertekad memutus dominasi Marquez.
Keyakinan Ciabatti datang dari dari pencapaian pembalap Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), yang keluar sebagai runner-up di tahun pertamanya bersama tim pabrikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/fabio-quartararo-dari-prancis-dan-tim-monster-energy-yamaha-motogp-francesco-bagnaia.jpg)