Berita Bali
PLN UID Bali Siagakan Pasokan Listrik di 94 Gereja dan 14 Tempat Wisata Jelang Nataru
General Manager PLN UID Bali, I Wayan Udayana membeberkan kesiapannya untuk penuhi kebutuhan listrik di Bali jelang Natal dan Tahun Baru 2022
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PLN UID Bali siapkan pasokan listrik jelang Natal dan Tahun Baru 2022.
Ketika ditemui, General Manager PLN UID Bali, I Wayan Udayana membeberkan kesiapannya untuk penuhi kebutuhan listrik di Bali jelang Natal dan Tahun Baru 2022.
"Kita PLN sudah siap sambut Nataru. Kami sudah lakukan apel siaga pada hari Jumat (17 Desember 2021) minggu lalu. Jadi siaga Natal dan Tahun Baru dimulai 7 hari sebelum Natal dan 7 hari setelah Natal.
Itu berkisar antara tanggal 18 Desember 2021 sampai 8 Januari 2022. Itu kita lakukan siaga dan persiapannya dari segala lini," ungkapnya pada, Rabu (22 Desember 2021).
Baca juga: PLN UID Bali Ingatkan Masyarakat Hati-hati dengan Lowongan Kerja Hoaks di PLN
Lebih lanjut ia menerangkan, yang pertama pihaknya akan lakukan adalah menyiapkan kondisi sistem Bali khususnya dalam subsistem Bali, dengan memastikan neraca daya yang cukup.
Untuk kondisi saat ini, diakui Udayana neraca daya di Bali masih dalam kondisi yang aman.
Untuk daya mampu sub sistem Bali hampir dekati angka 1.322 mega watt atau 754,6 persen.
Jumlah tersebut merupakan puncak tertinggi yang pernah dicapai PLN ditahun 2021 ini.
"Jadi jalanan ada sekitar 567 atau sekitar 42 persen jadi cukup bagus cadangannya. Jadi kalau ada yang butuh listrik akan cepat dilayani. Kemudian dalam siaga nataru kita juga melakukan pengamanan pada instalasi milik PLN. Kita pastikan semua kerawanan jaringan PLN kita atasi. Jadi kalau ada jaringan dekat dengan pohon atau kerawanan-kerawanan lain kita atasi," tambahnya.
Kemudian pihaknya juga memastikan selama Nataru pemeliharaan yang sifatnya terencana akan dihindari kecuali kalau ada pemeliharaan darurat. Seperti yang membahayakan orang lain.
Kemudian untuk tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKP) juga tengah disiapkan baik pada peralatannya maupun personelnya.
"SOP pengamanan sudah standar. Selain itu kita juga melakukan pengamanan di sejumlah venue seperti dalam rangka natal khususnya ditempat persembayangan disini total gereja yang kita amankan ada 94 yang tersebar di Bali dengan rincian 40 di area Bali Selatan kemudian 13 di Bali Timur ada 31 di Bali Utara.
Kalau Tahun Baru tidak sebatas gereja karena yang datang ke Bali selain bersembayang di Gereja juga melakukan kegiatan wisata. Walaupun terdapat pembatasan kegiatan cuti bersama. Kita akan amankan beberapa aliran listrik di daerah pariwisata," bebernya.
Selanjutnya pihaknya juga melaksanakan siaga dengan memastikan petugas PLN untuk piket di lokasi-lokasi venue seperti Gereja, Pelabuhan, Bandara, tempat wisata dan lokasi-lokasi rawan.
Baca juga: Siap Amankan Listrik Selama Nataru, PLN Siagakan 760 Personil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/general-manager-pln-uid-bali-i-wayan-udayanafrhgu.jpg)