Info Populer

Pemerintah Perketat Akses Masuk Hingga 3 Januari, Ini Daftar Pintu Masuk Indonesia untuk WNI dan WNA

Pembatasan tersebut terhitung mulai 24 Desember 2021 hingga 3 Januari 2022.

Editor: Noviana Windri
dok Angkasa Pura II
Ilustrasi - PT Angkasa Pura 1 

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) luar Jawa-Bali selama 11 hari.

Pembatasan tersebut terhitung mulai 24 Desember 2021 hingga 3 Januari 2022.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 69 Tahun 2021, memuat tentang pembatasan pintu masuk penumpang internasional warga negara Indonesia ( WNI), baik melalui jalur udara, laut, dan darat.

Pintu masuk melalui jalur udara tersebut hanya dibuka di tiga bandara, dan tersebar di sejumlah titik.

"Pintu masuk udara dengan menggunakan penerbangan langsung hanya melalui Bandar Udara Soekarno Hatta di Provinsi Banten, Raja Haji Fisabilillah di Provinsi Kepulauan Riau, dan Sam Ratulangi di Provinsi Sulawesi Utara," demikian bunyi Inmendagri, dikutip dari Kompas.com.

Untuk pintu masuk jalur laut hanya melalui pelabuhan Batam dan Tanjung Pinang di Provinsi Kepulauan Riau, serta Nunukan di Provinsi Kalimantan Utara.

Baca juga: Ketela Eatery & Lifestyles Canggu, Tempat Nongkrong Bohemian Cafe with The Pool

Baca juga: Punya Cerita yang Hangat dan Menyentuh, Ini 5 Film dan Series yang Cocok Menemani Hari Natal Anda

Baca juga: Resep Kaserol Nasi Udang, Hidangan Natal, Cocok Dimakan Ramai-ramai.

Baca juga: Lowongan Kerja Badung, Dibuka Loker Posisi Social Media Assistant, Berikut Syaratnya

Kemudian, pintu masuk darat hanya melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk dan Entikong di Provinsi Kalimantan Barat serta Motaain di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pemerintah juga melakukan pembatasan pintu masuk perjalanan internasional untuk warga negara asing (WNA), baik melalui jalur udara maupun laut.

WNA yang masuk ke Indonesia melalui pintu masuk udara hanya bisa melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta di Provinsi Banten, Raja Haji Fisabilillah di Provinsi Kepulauan Riau, dan Sam Ratulangi di Provinsi Sulawesi Utara.

Adapun pintu masuk laut di Provinsi Bali dan Provinsi Kepulauan Riau, dapat menggunakan kapal pesiar (cruise) atau kapal layar (yacht).

Pengaturan teknis terkait pelaksanaan aturan tersebut akan diatur lebih lanjut oleh Kementerian Perhubungan.

Sumber: TribunnewsWiki
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved