Berita Denpasar
Cerita Watri Penjual Tanaman Hias di Denpasar, Bertahan di Masa Pandemi Covid-19
Cerita Watri Penjual Tanaman Hias di Denpasar, Bertahan di Masa Pandemi Covid-19
Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, Arini Valentya Chusni
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Cerita Watri Penjual Tanaman Hias di Denpasar, Bertahan di Masa Pandemi Covid-19.
Permintaan pembelian bunga di masa pandemi mengalami penurunan.
Namun, hal itu masih bisa ditangani oleh sebagian pekebun di Kota Denpasar, Bali, salah satunya Watri.
Tribun Bali menemui Watri selaku owner dari Kebun Sumber Rezeki yang berlokasi di Jalan Hang Tuah No. 53 Denpasar Selatan.
Baca juga: Penjual Bunga Valentine di Denpasar Bali Tergencet Covid-19 dan PPKM
Ia menyebutkan, setiap hari ada sekitar 3-5 permintaan pembelian terhadap bunga atau tanaman.
"Macam-macam ya, ada dari tanaman hias, bunga, tanaman gantung.
Mereka membeli untuk kebutuhan pribadi," terang Watri pada Tribun Bali, Minggu 26 Desember 2021.
Kebun Sumber Rezeki juga menyediakan tanaman hias seperti aglaonema.
Aglaonema termasuk tanaman hias jenis talas-talasan.
Ada banyak jenis aglaonema dengan beragam corak, warna, dan ukuran.
Harga aglaonema pun beragam sesuai dengan jenisnya, mulai dari Rp 30 ribu sampai jutaan.
Ada pilihan macam tanaman lainnya, seperti lidah mertua, suplir, kuping gajah, dan sebagainya.
Untuk tanaman hias daun ada monstera, alocasia, homalomena, pilea, dan sebagainya.
Tanaman-tanaman ini dibanderol mulai dari Rp 10 ribu.
Baca juga: Tak Perlu Jauh ke Ubud, Kini Tanaman Terracota Hadir di Denpasar, Banyak Macam Tanaman dan Pot
Selain itu, di Kebun Sumber Rezeki juga menyediakan pot bunga dengan finishing warna putih.
Pot ini sangat cantik dan hadir dengan berbagai ukuran dan harga.
Watri menambahkan, stok bunga yang ia jual kebanyakan dari Malang, Jawa Timur.
Sedangkan untuk stok pot bunga diambil dari Penglipuran Bali.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/watri-pemilik-kebun-sumber-rezeki-di-jalan-hang-tuah-no53-denpasar-selatan-kota-denpasar-bali.jpg)