Breaking News:

Berita Jembrana

Pengelola Angkutan Truk Didenda Rp 10 Juta karena Langgar ODOL di Jembrana

Terdakwa melanggar pasal 227, junto pasal 50 ayat 1 dan junto pasal 49 ayat 2, Undang Undang  Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan

istimewa
Truk yang melanggar ODOl, dan pemilik terkena denda sebesar Rp 10 juta. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Pengelola angkutan truk, melanggarkan ODOL (Over Dimension Over Loading).

Akibatnya, pengelola truk didenda sebesar Rp 10 juta oleh Pengadilan Negeri (PN) Negara.

Menariknya, denda akibat pidana pelanggaran ODOL, merupakan pertama kalinya di Bali.

Kasipidum Kejari Negara, Delfi Trimariono mengatakan, bahwa pelanggaran pidana dalam putusan PN Negara, terdakwa divonis terbukti bersalah melakukan tindak pidana memodifikasi kendaraan bermotor yang menyebabkan perubahan tipe, kereta gandengan, kereta tempelan dan kendaraan khusus yang dioperasionalkan di dalam negeri. 

Baca juga: Jembrana Bersiap Budidaya Tanaman Pinang Betara, Hasil Panen Akan Dibeli Perusahaan

Terdakwa melanggar pasal 227, junto pasal 50 ayat 1 dan junto pasal 49 ayat 2, Undang Undang  Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sehingga, divonis dengan pidana denda sebanyak Rp 10 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama dua bulan.

"Terdakwa sudah membayar denda. Sesuai putusan truk yang melebihi dimensi dikembalikan pada perusahaan," katanya, Selasa 28 Desember 2021.

PPNS BPTD Bali Made Ardana, mengatakan, bahwa putusan pidana denda ini, merupakan pertama kali, dan diharapkan akan menjadi efek jera bagi pengelola angkutan truk.

Sehingga, tidak lagi menggunakan truk odol di jalan umum wilayah Bali.

Dan untuk truk sendiri, awalnya diamankan oleh petugas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), saat menggelar operasi di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik, Gilimanuk, pada 20 April 2021 lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved