Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

TERBARU KASUS SUBANG: Pelaku Berwajah Oval dengan Rambut Hitam Pendek, Yoris dan Yosef Bertemu

TERBARU KASUS SUBANG: Pelaku Berwajah Oval dengan Rambut Hitam Pendek, Yoris dan Yosef Bertemu

Editor: Widyartha Suryawan
Kolase TribunJabar.id
Penampakan pembunuh Ibu dan Anak di Subang dirilis Polda Jabar, Rabu, 29 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM - Teka-teki dalang pembunuhan ibu dan anak di Subang perlahan menemukan titik terang.

Pelaku berhidung lurus, bentuk badan sedang, dan warna kulit putih bersih.

Wajah oval dengan dagu agak lancip serta rambut hitam potongan pendek.

Ciri-ciri terduga pelaku pembunuhan terhadap Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu itu terungkap dalam sketsa wajah yang dirilis oleh kepolisian.

Sketsa terduga pelaku pembunuhan yang terjadi pada 18 Agustus 2021 silam itu memperlihatkan seorang pria berkemeja kotak-kotak hitam garis putih.

Dalam sketsa, pelaku terlihat dalam posisi menyamping dan membelakangi.

Dari samping, wajah terduga pelaku sedikit terlihat.

Lantas, siapa sosok terduga pelaku pembunuhan di Subang  tersebut?

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Kombes Yani Sudarto, mengatakan sketsa wajah tersebut didapat dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi.

"Sketsa wajah ini hasil dari tim Inafis Bareskrim," ujar Kombes Yani Sudarto di Polda Jabar, Rabu (29/12/2021).

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Yani Sudarto, menunjukkan sketsa terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang.
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Yani Sudarto, menunjukkan sketsa terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang. (Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman)

Pembunuhan terhadap Tuti Suhartini (55) dan putri bungsunya, Amalia Mustika Ratu (23), terjadi empat bulan lalu.

Jasad keduanya ditemukan di bagasi mobil milik keluarga pada pagi hari, 18 Agustus 2021.

Awalnya, polisi menduga pelakunya adalah orang dekat karena tidak ditemukan jejak-jejak perampokan, dan tidak juga ada barang yang hilang kecuali 1 ponsel milik Amalia.

Namun, empat bulan berlalu, kasus ini tak juga terungkap. Bahkan setelah penanganan diambil alih Polda Jabar.

Kombes Yani Sudarto mengatakan sudah lima kali mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak lima kali.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved