Berita Nasional
Usai Omicron & Delmicron, Kini Florina Datang, Infeksi Ganda Gabungan Covid-19 & Influenza
Setelah dunia dihebohkan dengan mutasi terbaru dari varian Covid-19, Omicron, kini muncul Florona, kasus pertama Florana dilaporkan di Israel.
Penulis: I Putu Juniadhy Eka Putra | Editor: Karsiani Putri
TRIBUN-BALI.COM – Setelah dunia dihebohkan dengan mutasi terbaru dari varian Covid-19, Omicron, kini muncul Florona.
Kasus pertama Florana pertama kali dilaporkan di Israel.
Florana merupakan sebuah infeksi ganda gabungan antara Covid-19 dan Influenza.
Dilansir Tribun-Bali.com dari Hidustan Times pada Senin, 3 Januari 2022, pasien pertama florana merupakan seorang ibu hamil yang berada di Rabin Medical ketika hendak melahirkan.
Melansir dari Kompas.com pada Senin, 3 Januari 2022 dalam artikel berjudul Apa Itu Penyakit Florona, Gabungan Covid-19 dan Influenza di Israel, Ibu hamil tersebut diketahui merupakan orang yang belum menerima vaksinasi.
Munculnya penyakit Florona terjadi ketika dunia dilanda lonjakan kasus Covid-19 akibat penyebaran varian Omicron.
Negara-negara Barat seperti Inggris dan Perancis mengalami peningkatan kasus Covid-19 tinggi, begitu juga dengan Amerika Serikat (AS).
Mengenal Florana
Kasus pertama infeksi gabungan antara Covid-19 dan Influenza ini pertama kali dilaporkan oleh Arab News lewat unggahan di media sosial Twitter mereka pada Kamis, 30 Desember 2021.
Sedangkan menurut laporan situs News18.com Florana bukan lah sebuah varian baru Covid-19 yang diperkirakan selama ini.
Baca juga: Apa Itu Florona, Infeksi Gabungan Covid-19 dan Influenza, Ini Penjelasan Pakar
Saat ini, dokter-dokter di Israel tengah meneliti lebih lanjut soal infeksi ini seiring meningkatnya kasus influenza di negara tersebut.
Dr Nahla Abdel Wahab di Rumah Sakit Universitas Kairo menerangkan, florona dapat menyebabkan kerusakan besar pada sistem imunitas manusia karena dua virus memasuki tubuh secara bersamaan.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga saat ini belum ada kata yang tepat untuk digunakan dalam menyebutkan Florona.
Namun, dikatakan bahwa adanya kemungkinan seseorang terinfeksi kedua penyakit tersebut pada saat yang sama.
"Cara paling efektif untuk mencegah terinfeksi Florona yang parah hingga di rawat di rumah sakit adalah vaksinasi,” kata WHO.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wisma-atlet-di-lockdown.jpg)