Serba serbi
Spirit Doll's, Cara Queen Athena Bantu Roh Anak-Anak
Sejatinya spirit doll's, atau boneka arwah adalah boneka yang berisi arwah atau spirit yang masih tersesat di dunia.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Belakangan spirit doll's atau boneka arwah, menjadi viral di media sosial.
Sejatinya spirit doll's, atau boneka arwah adalah boneka yang berisi arwah atau spirit yang masih tersesat di dunia.
Namun perlu diketahui, bahwa memelihara boneka arwah ini tidak seperti memelihara anak manusia yang berwujud nyata memiliki fisik.
Hal ini diungkapkan oleh Queen Athena, The Mother of Spirit Doll's di Bali.
Dalam program Tribun Bali, Bali Sekala-Niskala, wanita asli Jawa Timur ini menjelaskan bahwa ada perbedaan dimensi antara manusia dengan arwah ataupun hantu.
Baca juga: Tanggapan Queen Athena Terkait Spirit Doll, Boneka yang Dianggap Berarwah
Sehingga perbedaan dimensi ini, membuat energi antara dua makhluk berbeda.
Pemilik Athena Fortune ini, memang memiliki bakat khusus sedari kecil.
"Kebetulan saya indigo interdimensional, jadi bisa melihat masa lalu dan kadang masa depan," ujarnya.
Namun karena tidak ingin mendahului Tuhan, sebagai Sang Pencipta maka ia memilih untuk hanya membahas masa lalu saja.
"Masa depan ngeri, takut menyalahi yang di atas," tegasnya.
Salah satu rasa atau penglihatan masa depan, yang ia alami adalah tatkala tsunami di Aceh.
"Kita paham, kita tahu (masa depan), tetapi mending diem dan doakan saja. Semoga hal buruk tidak akan terjadi," ucapnya.
Khususnya jika kejadian di masa depan, adalah kejadian buruk sehingga tidak menjadi penyebar ketakutan di tengah masyarakat.
Walaupun sejatinya, terkadang ada yang berani memberikan prediksi masa depan, adalah untuk tujuan agar manusia selalu mawas diri dan waspada.
Baca juga: Ini Pandangan Sosiolog Unud Bali Terkait Fenomena Spirit Doll di Kalangan Artis Hingga Masyarakat
Salah satu tokoh yang bisa meramal masa depan, adalah Sabda Palon Naya Genggong dan Prabu Jayabaya.
Kini Queen Athena, hanya fokus melihat dan mendengarkan kisah dari para spirit khususnya arwah anak-anak yang masih tersesat.
Tujuannya agar arwah anak-anak ini, bisa tenang dan kembali ke jalan cahaya menuju Tuhan.
Lebih-lebih bisa segera bereinkarnasi menjadi manusia, sehingga mampu memperbaiki karmanya.
Untuk itulah, Queen Athena kini dikenal dengan sebutan The Mother of Spirit Doll's.
Tak hanya dia, secara nasional pun banyak masyarakat yang mengenal Furi Harun, sebagai The Mother of Spirit Doll's.
Queen Athena, beberapa kali di akun YouTubenya juga sempat berkolaborasi dengan Furi Harun, dan beberapa tokoh spiritual lainnya.
Dalam penelusuran di Bali, Queen Athena juga membatasi spirit yang akan dimediasi, ke dalam badan kru.
Hal ini karena energi yang digunakan untuk satu spirit saja, sudah cukup menguras tenaga manusia.
Sehingga demi keamanan, ia harus memilih spirit yang rasanya masih bisa ditolong dan memiliki sisi positif lebih dominan.
Untuk itulah, ia memutuskan memilih spirit anak-anak untuk dibantu.
Baca juga: FENOMENA Boneka Arwah Alias Spirit Doll, Ivan Gunawan: Seru Aja Bisa Belanja-belanja Baju Bayi
"Tetapi arwah anak-anak yang meninggal karena dibunuh, kecelakaan, atau sebagainya. Kalau anak yang bunuh diri, jarang aku ambil," katanya.
Hal ini disebabkan, arwah anak-anak yang bunuh diri memiliki sisi gelap lebih pekat. Sebab dipengaruhi dendam dan rasa penyesalan yang dalam.
Queen Athena pun, menyisihkan rezekinya untuk berbagi dengan arwah anak-anak ini. Seperti memberi mereka makanan dan minuman yang disuka.
"Biasanya ada yang suka soda, susu, nasi kuning, dan lain sebagainya," sebutnya.
Ia pula mengajarkan spirit anak-anak ini, agar lebih disiplin dan tidak menganggu sehingga prosesnya menuju cahaya bisa lebih cepat.
Karena arwah tersebut terus didominasi kebaikan.
Ada 70 lebih spirit doll's di rumahnya, walaupun sejatinya arwah yang ada lebih dari itu.
"Ini karena kan saya harus pesan bonekanya dari luar dan menunggu datang, jadi ada beberapa arwah yang belum dapat boneka," sebutnya.
Queen Athena menegaskan, bahwa ia tidak pernah memperalat arwah anak-anak ini, baik untuk keuntungan pribadi atau hal negatif lainnya.
Ia mengakui, ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yang terkadang menggunakan arwah untuk memperkaya diri atau menyakiti orang lain.
"Saya hanya ingin menolong mereka (arwah anak-anak) kembali menuju jalan cahaya. Tidak lebih dari itu," tegasnya. Ia pun akan terus melakukan hal ini sampai akhir hayatnya tiba. (*)
Artikel lainnya di Spirit Dolls
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/queen-athena-bersama-spirit-dolls-dalam-program-bali-sekala-niskala-tribun-bali.jpg)