Berita Badung
Ditinggal ke Pasar dan Lupa Matikan Api, Dapur Ni Wayan Kirim di Darmasaba Badung Hangus Terbakar
Sebuah dapur milik warga di Banjar Bersih, Desa Darmasaba, Abiansemal Badung hangus terbakar pada Jumat, 7 Januari 2022.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Karsiani Putri
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sebuah dapur milik warga di Banjar Bersih, Desa Darmasaba, Abiansemal Badung hangus terbakar pada Jumat, 7 Januari 2022.
Kebakaran hebat itu terjadi karena pemilik dapur yang diketahui bernama Ni Wayan Kirim (60) lupa mematikan kompor.
Baca juga: Pemkab Badung Melayat ke Puri Pemecutan, Sekda Adi Arnawa: Cokorda Pemecutan XI Sosok Bersahaja
Baca juga: Disbud Badung Belum Putuskan Perhelatan Pawai Ogoh-Ogoh di Wilayahnya
Baca juga: Asteroid 2013 YD48 Akan Melintasi Bumi Pada 12 Januari 2022, Miliki Besar 1,4 Kali Monas
Bahkan saat kompor menyalah, Ni Wayan Kirim malah pergi ke pasar untuk menjual daging sapi.
Sepulang dari pasar Ni Wayan Kirim pun terkejut melihat kepulan asap di dalam dapurnya tersebut.
Menurut informasi yang didapat, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 05.30 Wita.
Saat itu sekitar pukul 05.00 Wita, Ni Wayan Kirim sedang memasak lemak sapi dan tulang sapi di dapur miliknya sendiri.
Tapa sadar, tungku pun lupa dimatikan.
Ni Wayan Kirim malah meninggalkan dapurnya untuk pergi ke pasar menjual daging sapi.
Sedangkan api masih menyala yang dimana lemak sapi dan tulang sapi masih di masak.
Selanjutnya sekitar pukul 05.30 Wita setibanya Ni Wayan Kirim dari pasar terlihat kepulan asap hitam dimana dapurnya sudah dilalap api.
Karena panik, Ni Wayan Kirim pun langsung membangunkan anggota keluarganya untuk memadamkan api serta menghubungi Dinas kebakaran Kabupaten Bandung dan Bhabinkamtibmas Desa Darmasaba.
Baca juga: Menolak PHK, Puluhan Anggota FSPM Gerudug Kantor DPRD Badung
Kepala Dinas Kebakaran Kabupaten Badung, I Wayan Wirya mengakui adanya kejadian kebakaran tersebut.
Pihaknya mengakui menurunkan 3 unit BW untuk memadamkan bangunan dapur milik Ni Wayan Kirim.
"Iya kejadiannya tadi pagi, namun sudah berhasil kami tangani," ujar Wirya saat dikonfirmasi.
Dijelaskan, kebakaran dapur tersebut merupakan kelalaian dari pemilik dapur.
Pasalnya pemilik dapur lupa mematikan kompor dan ditinggal ke pasar.
Kendati demikian pihaknya bersyukur tidak ada korban jiwa.
Namun, Ni Wayan Kirim diperkirakan mengalami kerugian mencapai kurang lebih Rp75 Juta.
"Hanya terjadi korban material saja, iya diperkirakan kurang lebih Rp75 juta rupiah. Bahkan ada mobil pick up yang juga ikut lecet karena api besar," jelasnya sembari mengatakan di gedung itu tidak hanya dapur saja, namun juga merupakan tempat pemotongan sapi.
Lebih lanjut Wirya menghimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati akan bahaya kebakaran.
Bahkan dirinya mengingatkan untuk tetap waspada.
"Kebakaran bisa saja terjadi karena kelalaian sendiri, membakar sampah sembarangan atau korsleting listrik. Sehingga kita semua harus waspada," ucapnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-pemadam-kebakaran-badung-saat-memadamkan-api-pada-dapur-milik-wayan-kirim.jpg)