Breaking News:

Berita Buleleng

Lapak Martabak dan Terang Bulan di Singaraja Dibobol Maling

Lapak Martabak dan Terang Bulan Harland milik korban Hardianto (29) warga asal Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, itu dibobol maling pada Jum

ist
Polisi saat melakukan olah TKP 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Lapak pedagang kaki lima yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Buleleng disatroni maling.

Akibatnya, korban pun diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 5 juta. 

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya dikonfirmasi Senin (10/1) mengatakan, Lapak Martabak dan Terang Bulan Harland milik korban Hardianto (29) warga asal Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, itu dibobol maling pada Jumat (7/1).

AKP Sumarjaya menyebutkan, lapak tersebut tutup pada Kamis (6/1) sekitar pukul 24.00 wita.

Sebelum tutup, korban sempat bersih-bersih.

Namun keesokan harinya, tepatnya pada Jumat (7/1) korban yang saat itu datang untuk membawa bahan-bahan adonan martabak dan terang bulan, tiba-tiba mendapati jendela lapak berukuran sekitar 3x3 meter itu telah terbuka.

Baca juga: Nasib IRON MAN Bali, Dulu Terkenal dengan Tangan Robot dan Banjir Pujian, Kini Geluti Profesi Baru

Baca juga: Seorang Nelayan yang Sempat Hilang di Perairan Labuan Amuk Ditemukan Dalam Keadaan Selamat

Baca juga: Jangan Remehkan Sakit Kepala, Waspada Gejala Awal Tumor Otak

Baca juga: Ingat Wayan Tawan Iron Man Bali? Kini Jadi Petani Porang, Robot Tangan Buatannya Rusak Diguyur Hujan

Hardianto pun bergegas mengecek seluruh barang-barang yang ada di lapak tersebut. Alhasil, sejumlah barang berupa satu unit kulkas mini bar merk LG, dua tabung gas LPG ukuran 3 kilogram, dua buah speaker, uang tunai sebesar Rp 1 juta, serta beberapa bahan kue telah raib dibawa kabur maling.

Tak terima dengan kejadian tersebut, korban pun melapor ke Polres Buleleng. 

AKP Sumarjaya menyebut, penyidik saat ini masih melakukan penyelidikan berupa memeriksa saksi-saksi serta mencari rekaman CCTV yang ada di sekitar TKP.

Berdasarkan hasil olah TKP, pelaku masuk ke dalam lapak tersebut, dengan cara mencongkel jendela warung.

"Kasusnya masih diselidiki oleh Reskrim. Akibat kejadian ini korban ditafsir mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta," tutupnya. (rtu)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved