Breaking News:

Berita Bali

Perketat Pintu Masuk Bali, Pemprov Gelar Rakor Antisipasi Ancaman Omicron

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya varian Omicron, berbagai pengetatan akan dilakukan di berbagai pintu masuk Bali

I Komang Agus Aryanta
Ilustrasi - Perketat Pintu Masuk Bali, Pemprov Gelar Rakor Antisipasi Ancaman Omicron 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya varian Omicron, berbagai pengetatan akan dilakukan di berbagai pintu masuk Bali.

Pengetatan itu adalah dengan melakukan screening ketat kepada para pelaku perjalanan yang masuk di berbagai pintu masuk Bali.

Salah satu pintu masuk Bali yang menjadi perhatian adalah Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana yang menghubungkan pulau Bali dan pulau Jawa.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Bali menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang melibatkan Satgas Covid-19 Provinsi Bali serta lintas sektor yang berperan dalam kegiatan screening Covid-19 di Pelabuhan Gilimanuk.

Baca juga: Apa Saja gejala Infeksi Omicron? Varian Yang Dianggap Lebih Menular

Pertemuan yang digelar di kantor PT ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Kamis 13 Januari 2022, membahas upaya penguatan screening Covid-19 untuk para pelaku perjalanan dalam negeri di Pelabuhan Gilimanuk, khususnya dalam menghadapi potensi ancaman gelombang kasus yang mungkin dapat muncul dengan adanya varian baru Omicron.

Rakor yang didukung oleh program Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) ini bertujuan untuk menyampaikan hasil kegiatan penempatan relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana untuk membantu melaksanakan Penapisan Covid-19 di Pelabuhan Gilimanuk melalui Sekretariat Satgas Covid-19 Provinsi Bali.

Selain itu mengidentifikasi tantangan pelaksanaan dan identifikasi solusi untuk menghadapi tantangan penapisan Covid-19 di pintu masuk domestik, terutama Pelabuhan Gilimanuk.

Dalam keterangan pers, Jumat 14 Januari 2022, Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali I Made Rentin yang hadir secara daring menyampaikan Satgas Covid-19 Provinsi Bali harus bersiap dalam menghadapi potensi ancaman gelombang baru Omicron, terutama untuk mengamankan Bali sehingga siap untuk perhelatan internasional G20 dan tuan rumah United Nations Office for Global Platform for Disaster Risk Reduction (UNGPDRR).

“Jangan sampai masuknya kasus ke Bali merebak karena adanya kelonggaran di pintu masuk Bali,” kata Rentin yang juga Kalaksa BPBD Bali.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Wayan Widya mengatakan, adanya potensi Omicron perlu menjadi perhatian semua pihak di Bali.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved