Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Nasional

Data Kemenkes Ungkap Transmisi Lokal Mulai Mendominasi Kasus Omicron di Indonesia

Pada 22 Januari lalu, sebanyak 90,1% kasus konfirmasi varian Omicron di Indonesia merupakan transmisi lokal.

Tayang:
Editor: Wema Satya Dinata
Justin TALLIS / AFP
Gambar ilustrasi yang diambil di London pada 2 Desember 2021 menunjukkan empat jarum suntik dan layar bertuliskan 'Omicron' 

TRIBUN-BALI.COM - Berdasarkan data New All Record Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sepanjang 1-22 Januari 2022, jumlah kasus konfirmasi varian Omicron terus meningkat selama empat minggu terakhir.

Transmisi lokal mulai mendominasi kasus konfirmasi varian Omicron.

Pada 22 Januari lalu, sebanyak 90,1% kasus konfirmasi varian Omicron di Indonesia merupakan transmisi lokal.

Kasus yang berasal dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) alias imported case tidak lagi mendominasi.

Baca juga: Hasil Tracing Ditemukan 9 Kasus Positif Covid-19 di Klungkung,Sampel Dibawa ke Labkes Bali, Omicron?

Data terakhir yang Kementerian Kesehatan himpun menunjukkan, kasus konfirmasi varian Omicron di Indonesia total sebanyak 1.626

Dengan 20 di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit dan 2 lainnya meninggal dunia.

"Yang perlu kita lakukan pertama adalah kita tidak perlu panik tapi harus terus waspada dan hati-hati karena memang laju penularannya tinggi," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan tertulis, Selasa (25/1/2022).

"Kita perlu memastikan protokol kesehatan tetap berjalan, memakai masker, mencuci tangan, dan mengurangi kerumunan," ujarnya.

Pemerintah juga terus gencar melakukan surveilans.

Hanya, karena kasus varian Omicron semakin banyak, maka tidak semuanya menggunakan metode genome sequencing.

Sebab, metode ini akan lebih pemerintah arahkan untuk menganalisis pola penyebaran kasus Omicron.

"Untuk tracing kasus, kita akan menggunakan PCR yang lebih cepat dengan SGTF yang bisa mendeteksi Omicron.

SGTF sudah kita distribusikan dan akan segera kita tambah untuk didistribusikan ke daerah," ucap Budi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya juga mengatakan, kasus yang berasal dari PPLN sudah berada di bawah 10% dari total infeksi nasional.

Baca juga: Cara Dapat Paket Obat dan Layanan Telekonsultasi Gratis dari Kemenkes Bagi Pasien Omicron

Jadi, transmisi lokal sudah lebih mendominasi.(*)

Artikel lainnya di Berita Nasional

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved