Berita Gianyar
Hilang Dua Hari, Seorang Lansia di Gianyar Ditemukan Tak Bernyawa di Aliran Sungai
Gusti Ngurah Aji Lanang (74), seorang petani asal Banjar Tojan Tegal, Desa Pering Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali sempat hilang sejak Minggu 30
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Gusti Ngurah Aji Lanang (74), seorang petani asal Banjar Tojan Tegal, Desa Pering Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali sempat hilang sejak Minggu 30 Januari 2022.
Pihak keluarga pun membuat laporan polisi pada keesokan harinya.
Dan, Senin 1 Februari 2022 tadi, korban ditemukan tak bernyawa di Sungai Pengrarungan Banjar/Desa Saba, Kecamaran Blahbatuh.
Berdasarkan informasi dihimpun di kepolisian, diketahui bahwa pada Minggu, 30 Januari 2022 korban meninggalkan rumah.
Pihak keluarga dan warga di tempatnya tinggal pun sempat mencari-cari keberadaan korban. Namun saat itu korban tidak kunjung ditemukan.
Baca juga: Setelah 10 Tahun, Pemkab Gianyar Ambil Alih Pembiayaan BPJS Ketenagakerjaan Sulinggih dari TPB
Merasa ada yang tidak beres, akhirnya pihak keluarga pun meminta bantuan Polsek Blahbatuh.
Di mana laporan kehilangan tersebut dibuat pada Senin tanggal 31 Januari 2022 sekira pukul 10.00 Wita.
Meskipun telah membuat laporan di kepolisian, pihak keluarga korban tetap melakukan pencarian.
Kemudian pada Selasa tadi, pencarian dilakukan dengan menyusuri sungai terdekat. Pencarian tersebut pun membuahkan hasil.
Sebab saat itu, pihak yang mencari menemukan sepeda gayung milik korban terparkir di sawah.
Pencarian pun terus dilakukan, hingga pihak keluarga menemukan korban berada di aliran Sungai Pengrarungan yang berjarak sekitar 10 meter dari penemuan sepeda korban.
Namun sayangnya saat itu korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Setelah itu, temuan tersebut pun dilaporkan ke pihak kepolisian.
Baca juga: Awal Tahun 2022, Polres Gianyar Bekuk 7 Penyalahguna Narkotika, Satu Orang Staf PDAM Gianyar
Sekitar pukul 10.00 Wita, akhirnya mayat korban dapat diangkat dari sungai oleh petugas BPBD Gianyar dan saat ditemukan korban dalam posisi telungkup, mengunakan kemeja biru lengan panjang dan celana pendek warna biru hitam kotak-kotak.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh medis yang dilaksanakan oleh Puskemas Blahbatuh 2, dipimpin oleh Kepala Puskesmas 2, Dokter Duara, diketahui korban mengalami sejumlah luka robek, mulai dari rahang, punggung kaki, luka lebam di bagian dada dan punggung, serta sejumlah luka di leher.