Berita Gianyar
Komang TD Menyesal Sulut Api, Pembakar Gudang di Samplangan Gianyar Serahkan Diri ke Polisi
Peristiwa kebakaran gudang rongsokan di Jalan Gunung Merapi, Kelurahan Samplangan, Gianyar, Bali ternyata disengaja
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Peristiwa kebakaran gudang rongsokan di Jalan Gunung Merapi, Kelurahan Samplangan, Gianyar, Bali ternyata disengaja.
Pelakunya berinisial I Komang TD, warga asal Kelurahan Samplangan.
Pelaku telah menyerahkan diri ke Polsek Gianyar. Saat ini, kasus tersebut dilimpahkan ke Satreskrim Polres Gianyar.
Polisi langsung melakukan pendalaman dengan meminta keterangan peria tersebut.
Baca juga: Kebakaran Gudang Rongsokan di Gianyar Ternyata Disengaja, Pelaku Serahkan Diri ke Polsek Gianyar
"Saat ini masih dilakukan pendalaman keterangan terduga pelaku. Memang betul saat ini yang bersangkutan sudah diamankan di Polres," ujar Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP Laorens Rajamangapul Heselo, Jumat 4 Februari 2022.
Berdasarkan keterangan di internal kepolisian, pelaku hanya ingin menyasar gudang rongsokan.
Ada latar belakang masalah pribadi antara pelaku kepada pemilik gudang.
Namun ternyata, api yang ia sulut dengan bensin merembet ke garasi.
Komang TD menyerahkan diri ke kantor polisi Kamis 3 Februari 2022 sekitar pukul 14.30 Wita.
Sebelum menyerahkan diri, di hari yang sama pukul 11.00 Wita, Tim Labfor Polda Bali menggelar olah tempat kejadian perkara bersama Tim Identifikasi Polsek dan Polres Gianyar
Tim Labfor saat itu sudah mengumpulkan dan mengamankan barang bukti bekas kebakaran untuk dilakukan proses penyidikan serta meminta keterangan saksi.
Kegiatan berlangsung sampai pukul 12.00 Wita.
Beberapa jam setelahnya, Komang TD tak disangka mendatangi Polsek Gianyar dan mengaku ia adalah pelaku pembakaran gudang.
"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Gianyar, kasusnya saat ini ditangani Polres Gianyar," ujar sumber di kepolisian.
Komang TD menyerahkan diri karena terus dihantui rasa bersalah atas perbuatannya tersebut.
"Pembakaran itu dilakukan karena kemarahan sesaat. Intinya, karena persoalan pribadi," tandasnya.
Pembakaran dilakukan tengah malam.
Ia mengaku membakar gudang rongsokan tersebut menggunakan bensin yang diambil dari sepeda motornya menggunakan selang yang ditemui di lokasi.
Baca juga: Kebakaran Gudang Rongsokan di Gianyar Ternyata Disengaja, Pelaku Serahkan Diri ke Polsek Gianyar
Diberitakan sebelumnya, gudang rongsokan milik I Dewa Ketut Gede Drana Mahendra (53), dan garasi berisi mobil dan buku milik I Dewa Agung Gede Surya Wibawa (47) terbakar, Rabu 2 Februari 2022, sekitar pukul 00.10 Wita.
Gudang dan garasi letaknya bersebelahan.
Sumber Bau Bensin
Kebakaran yang terjadi di gudang rongsokan dan garasi memicu kerugian mencapai Rp 725 juta.
Aroma bensin yang tercium memicu dugaan ada yang sengaja membakar gudang tersebut.
Jelang kejadian, Syukur (53) pemulung yang tinggal di lokasi tersebut, tengah ngobrol bersama cucu perempuan dan pacar cucunya.
Setelah pacar cucunya pulang, Syukur meminta cucunya masuk kamar karena sudah larut malam.
Namun cucunya sempat keluar gudang lalu mencium bau bensin.
Syukur mencari sumber bau bensin tersebut.
Diketahui bau bensin itu bersumber dari dekat truk yang terparkir di sebelah barat gudang rongsokan.
Syukur kembali masuk ke gudang untuk tidur.
Namun sesaat kemudian, kobaran api besar terjadi di dalam gudang.
Syukur menyelamatkan diri bersama cucu dan istrinya. (*)
Kumpulan Artikel Gianyar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tkp-di-lokasi-kebakaran-gudang-rongsokan-dan-garase-mobil-di-kelurahan-samplangan.jpg)