Berita Badung
Diterjang Angin Puting Beliung, Bale Gong di Pura Melanting Pasar Beringkit Roboh Rata dengan Tanah
Akibat puting beliung beberapa bangunan di Pasar Beringkit mengalami kerusakan, salah satunya yakni bale gong di Pura Melanting yang berlokasi
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Selain hujan lebat terjadi di kabupaten Badung pada Senin 7 Februari 2022, angin puting beliung juga terjadi di seputaran pasar Beringkit Kecamatan Mengwi.
Akibat puting beliung beberapa bangunan di Pasar Beringkit mengalami kerusakan, salah satunya yakni bale gong di Pura Melanting yang berlokasi di Pasar Beringkit.
Menurut informasi yang didapat, bangunan bale gong roboh hingga rata tanah terjadi sekitar 15.00 wita.
Selain itu juga ada beberapa atap bangunan yang terbang akibat angin puting tersebut.
Baca juga: 2 Kendaraan yang Sedang Melintas Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Raya Beringkit Mengwi Badung
Namun belum diketahui berapa kerugian yang dialami.
Dirut Perumda Pasar Mangu Giri Sedana I Made Sukantra mengungkapkan, ada sejumlah titik kerusakan akibat angin kencang atau puting beliung yang terjadi di pasar hewan maupun pasar umum Beringkit.
"Ada beberapa kerusakan yang terjadi akibat angin puting beliung. Dari pendataan sementara ada 6 unit kios di pasar hewan khusus yang menjual burung. Tempat lomba burung roboh rata dengan tanah juga," ujarnya.
Yang paling parah lanjut sukantra, bale gong di Pura Melanting pasar hewan roboh.
Kemudian terjadi kerusakan pada atap pasar umum lantaran atapnya sedikit terbang, sehingga terlihat bolong
"Saat kejadian atap dan seng di pasar umum berterbangan. Pohon juga banyak tumbang di areal parkir, untungnya saat kondisinya masih kosong,"katanya.
Untuk pembersihan lokasinya rencananya akan dilaksanakan Selasa pada 8 Februari 2022.
Namun dirinya bersyukur tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut.
"Rencana besok akan kita bersihkan, mengingat tidak ada aktivitas yang terganggu," imbuhnya.
Sementara, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung I Wayan Darma juga mengakui hal yang sama.
Hanya saja pihaknya juga mengakui bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) akan melakukan penanganan besok pagi.
Baca juga: Satgas Covid-19 Badung Pastikan Semua Warga yang Positif Covid-19 Tanpa Gejala Wajib Jalani Isoter
"Tim kami bsok juga akan lakukan pembersihan di sana pasar Beringkit," jelasnya.
Dirinya mengakui selain kerusakan di Pasar Beringkit, akunya kemacetan parah di Jalan Raya Denpasar Gilimanuk di wilayah Kelurahan Kapal akibat sejumlah sejumlah pohon tumbang.
Pohon tumbang menimpa dua unit Kendaraan. Mobil penyok pada sebelah atap bagian kiri.
Syukurnya pengemudi yang diketahui bernama Sagung Rai Muliatini asal Denpasar tidak mengalami luka-luka, hanya terlihat syok.
"Akibat cuaca ekstrem, terdapat banyak laporan dari masyarakat. Laporan terbanyak kejadian pohon tumbang, dan ada kerusakan sejumlah bangunan,”katanya.
Setiap laporan langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan TRC BPBD Badung, serta berkoordinasi dengan sejumlah OPD terkait, termasuk pihak PLN.
Berdasarkan data yang masuk di BPBD Badung akibat cuaca ekstrem tersebut juga terjadi pohon tumbang di Pura Beji Pura Beji Waringin Pitu, Atap Bangunan Bale Banjar Roboh di Banjar Cepaka, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Pohon tumbang di rumah mangku Dalem Bajangan, Mengwi, pohon tumbang di Pasar Tegeh, Jalan Raya Kapal terjadi pohon tumbang, pohon tumbang di Jalan Raya Panglan, Kelurahan Kapal, Pohon tumbang di Depan Pos Terminal Mengwi, pohon tumbang di Pura Desa Lan Puseh Beringkit, pohon tumbang di Dekat Pura Antagana, Desa Darmasaba. (*)
Artikel lainnya di Berita Badung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kondisi-bale-gong-di-pura-melenting-pasar-beringkit-rata-dengan-tanah-pa.jpg)