Berita Jembrana

Sepuluh Karyawan Terpapar Covid-19, Pabrik Pengolahan Plastik di Desa Baluk Jembrana Lockdown

Sepuluh karyawan pengolahan limbah plastik dinyatakan positif dan didatangi oleh petugas untuk dilakukan tracing.

Istimewa
Pabrik pengolahan limbah plastik lockdown. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Satgas Covid-19 Kecamatan Negara, Jembrana, menggelar tracing di Desa Baluk Kecamatan Negara.

Tracing ini dilakukan menyusul temuan sepuluh orang karyawan pabrik yang terpapar Covid-19.

Sepuluh karyawan pengolahan limbah plastik dinyatakan positif dan didatangi oleh petugas untuk dilakukan tracing.

Kapolsek Negara, Kompol I Gusti Made Sudarma Putra mengatakan, bahwa petugas melakukan tracing termasuk mengambil sampel swab terhadap 50-an orang keluarga atau orang dekat yang sempat kontak erat dengan karyawan.

Baca juga: Tak Ada Pengarakan Ogoh-ogoh di Jembrana, Namun Proses Penilaian Lomba Tetap Dilaksanakan

Karena itu, pihaknya melakukan pengawalan untuk pelaksanaan tracing terhadap keluarga karyawan.

“Kami lakukan upaya dukungan dari satgas yang dimana sekitar 10 orang karyawan pabrik terpapar Covid dan lockdown,” ucapnya Kamis 10 Februari 2022.

Dijelaskannya, bahwa awal diketahuinya kasus paparan Covid-19, saat itu, pabrik pengolahan limbah plastik ini memang rutin menggelar swab antigen setiap enam bulan sekali terhadap 52 orang karyawan.

Nah, diketahui sebanyak sepuluh orang yang menjalani positif.

"Awal dari kegiatan ini adalah dilakukannya tes antigen rutin oleh salah satu pabrik di desa baluk kepada 52 orang karyawannya.

Kemudian hasil dari tes antigen tersebut didapati 12 karyawannya reaktif, kemudian ditindaklanjuti dengan tes swab PCR dan ternyata 10 yang positif.

Nah dari 10 ini kita tindak lanjuti dengan melakukan tracking ke keluarga dan orang yang pernah kontak dengan 10 orang ini,” bebernya.

Kepala Operasional Pabrik, Amde Wahyu Dwi Asita menyatakan, selain melakukan tracing ke 50-an keluarga yang terpapar.

Pihaknya juga melakukan sterilisasi dan juga meliburkan sementara waktu karyawannya.

Libur dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan sesuai arahan dari Satgas Covid-19.

Baca juga: Peringatan Hari Pers di Jembrana, Bupati Ajak Insan Pers Sinergi Bangun Jembrana

“Pabrik ini dinon-aktifkan dulu sementara, segala bentuk kegiatan di pabrik ini berhenti, dan dibuka nantinya ditentukan dari Satgas,” jelasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved