Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
TERKINI: Polisi Bekerja Maraton Usut Kasus Subang, 100 Orang Lebih Diperiksa, Segera Terungkap?
TERKINI: Polisi Bekerja Maraton Usut Kasus Subang, 100 Orang Lebih Diperiksa, Segera Terungkap?
TRIBUN-BALI.COM - TERKINI: Polisi Bekerja Maraton Ungkap Kasus Subang, 100 Orang Lebih Diperiksa, Segera Terungkap?
Kepolisian terus bergerak mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.
Kasus tewasnya Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu sudah bergulir hampir enam bulan.
Ibu dan anak tersebut ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di bagasi mobil Alphard di rumah mereka di Dusun Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabpaten Subang pada 18 Agustus 2021 silam.
Meski minim kabar terbaru terkait penyidikan, ternyata kepolisian sudah memeriksa lebih dari 100 orang saksi dalam kasus tersebut.
Sebelumnya, kepolisian Polda Jabar juga telah mengumpulkan alat bukti hingga membuat sketsa terduga pelaku yang sudah disebarkan ke polsek dan polres di sejumlah wilayah.
"Saya sudah melakukan koordinasi dengan penyidik, memang kami belum publikasi lebih banyak. Tetapi jumlah yang diperiksa itu seratusan lebih orang," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat ditemui di Jalan Mekarwangi, Kota Bandung, Rabu (9/2/2022).
Menurut Ibrahim, penyidik bakal terus melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan alat bukti lainnya untuk mengungkap pelaku perampasan nyawa ibu dan anak di Subang.
"Jadi, kami memang tetap secara maraton melakukan pemeriksaan, terkait alat bukti dan kesaksian. Kami berharap nanti ini bisa memberikan petunjuk kepada penyidik nantinya," katanya.
Sebelumnya, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana menyebut dalam waktu dekat pihaknya sudah mengarah kepada nama-nama tersangka pembunuh Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.
Pernyataan Irjen Pol Suntana ini diucapkan saat meninjau gerai Vaksinasi Covid-19 di Polres Subang, Selasa (14/12/2021).
Irjen Pol Suntana yang baru sebulan menjabat sebagai Kapolda Jabar ini meminta masyarakat mendoakan pihak kepolisian agar kasus ini segera terungkap.
"Mohon doa restunya, insya Allah kami sudah mengumpulkan beberapa saksi, ya," ucap Kapolda.
Saat ditanya wartawan terkait dengan kabar penetapan tersangka dalam kasus perampasan nyawa ini, Kapolda pun dengan tegas menyatakan dalam waktu dekat pihak kepolisian akan segera menyampaikan kepada publik siapa dalang di balik semuanya.
"Dalam waktu dekat sudah mengarah kepada nama-nama tersangka, mohon doanya," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/rumah-tuti-dan-amalia-update-terbaru-kasus-subang.jpg)