Berita Karangasem

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, BOR RSUD Karangasem Ditambah

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem menambah Bed Occupancy Rate (BOR) untuk pasien Covid-19

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Saiful Rohim
Suasana di RSUD Karangasem, Jalan Ngurah, Amlapura, terlihat sepi Kamis 12 Januari 2017. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem menambah Bed Occupancy Rate (BOR) untuk pasien Covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, BOR RSUD Karangasem Ditambah.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem menambah Bed Occupancy Rate (BOR) untuk pasien Covid-19.

Jumlah bed yang awalnya sekitar 85 bed, kini bertambah menjadi 102 bed.

Bed ini sebagai tempat perawatan pasien Covid-19, yang tersebar di 4 bangsal RSUD Karangasem.

Kabag TU RSUD Karangasem Nyoman Sudiatmika mengatakan, jumlah BOR ditambah seminggu lalu.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemda Karangasem Sediakan Tempat Untuk Isoter OTG

Tujuannya untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di Kabupaten Karangasem.

Mengingat sebulan terakhir kasus Covid-19 di Bumi Lahar mengalami peningkataan cukup drastis.

"Penambahan  BOR dilakukan seminggu lalu. Sekarang, pasien Covid-19 yang menjalani isolasi 48 orang.

Jika seandainya dipersentase, jumlah BOR di RSUD yang sudah terisi mencapai sekitar 47,06 persen," ungkapnya, Selasa 15 Februari 2022 siang.

Untuk pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Karangasem rata-rata masyarakat lanjut usia.

Sedangkan pasien anak-anak hanya beberapa orang.

Tenaga kesehataan di RSUD Karangasem terus berjibaku untuk merawat dan mengobati pasien Covid19.

Ditambahkan, BOR yang ada diperkirakan akan bertahan sampai akhir Maret 2022.

Mengingat kasus Covid-19 mengalami peningkatan per hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved