Sponsored Content

Dukung KTT G20 dengan Energi Hijau, PLN Siapkan 36 PLTS Atap dengan Kapasitas 869 kWp di Bali

 PT PLN (Persero) menyiapkan 36 lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap atau photovoltaic rooftop di Bali dengan total kapasitas 869 kilowa

Editor: Karsiani Putri
Istimewa
PT PLN (Persero) menyiapkan 36 lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap atau photovoltaic rooftop di Bali dengan total kapasitas 869 kilowattpeak (kWp). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dukung KTT G20 dengan Energi Hijau, PLN Siapkan 36 PLTS Atap dengan Kapasitas 869 kWp di Bali.

PT PLN (Persero) menyiapkan 36 lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap atau photovoltaic rooftop di Bali dengan total kapasitas 869 kilowattpeak (kWp).

Keberadaan infrastruktur ini untuk mendukung gelaran KTT G20.

Baca juga: Anak Usaha PLN Relokasi PLTG dan Bangun PLT Hybrid di Bali untuk Dukung Perhelatan KTT G20

Baca juga: Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Operasikan 104 Unit SPKLU di 38 Kota

Dalam kunjungan kerja memantau kesiapan pelaksanaan KTT G20, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, dukungan PLN sangat penting dalam penyelenggaraan KTT G20 nanti.

Selain PLTS atap, PLN diharapkan dapat menyiapkan showcase PLTS apung yang berlokasi di muara Tukad Badung dengan kapasitas minimal 1 MWp agar masyarakat Bali dan juga dunia dapat menyaksikan secara langsung transisi energi Indonesia menuju era energi baru terbarukan (EBT).

Baca juga: Nyepi Makin ‘Green’, PLN Pinjamkan Motor Listrik untuk 35 Desa di Denpasar

Baca juga: CARA MEMBEDAKAN Gejala Sakit Kepala Biasa & Akibat Covid-19 Varian Omicron

Baca juga: Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Operasikan 104 Unit SPKLU di 38 Kota

"Saya pesan ke PLN untuk turut andil untuk mendukung pembangunan panel surya yang mampu memudahkan kegiatan proses penyemaian bibit mangrove yakni dari proses pompa air laut, hingga penyiraman dan pengaliran air laut," tutur Luhut.

Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali PLN, Haryanto WS memastikan kesiapan PLN mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur pendukung khususnya yang berbasis EBT.

Haryanto menjelaskan, terdapat 3 konsentrasi utama PLN dalam menyiapkan pasokan listrik untuk pelaksanaan KTT G20 saat ini, antara lain, pemasangan photovoltaic pada 35 atap gedung milik PLN dan 1 gedung milik PT Indonesia Power.

Ditargetkan pembangunannya bakal rampung pada Juli 2022.

Baca juga: Nyepi Makin ‘Green’, PLN Pinjamkan Motor Listrik untuk 35 Desa di Denpasar

Baca juga: Usung Konsep Trilema Energi, PLN Tingkatkan Efisiensi Pembangkit Jawa-Bali

Baca juga: CARA MEMBEDAKAN Gejala Sakit Kepala Biasa & Akibat Covid-19 Varian Omicron

“Kami saat ini sedang menyiapkan atap pada gedung-gedung milik PLN terpasang photovoltaic yakni teknologi yang mampu mengkonversi radiasi matahari atau energi cahaya menjadi energi listrik, sehingga mampu meningkatkan penggunaan EBT yang mendukung transisi energi sebagai isu utama yang diusung dalam KTT G20,” terang Haryanto. 

Berikutnya adalah pembangunan PLTS Hybrid di Nusa Penida, peletakan batu pertama  (ground breaking) proyek ini telah dilakukan pada Jumat (18/02) lalu, akan mampu menyumbang pasokan listrik dengan kapasitas sebesar 3,5 MW.

“Penambahan pembangkit ini menjadi langkah antisipatif dalam menghadapi lonjakan kebutuhan listrik yang diperkirakan naik sebesar 20 persen jelang KTT G20,” ungkapnya.

Fokus ketiga adalah pembangunan 60 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging  dan 21 SPKLU Fast Charging di beberapa lokasi strategis tersebar, serta 150 home charging.

Infrastruktur tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan listrik pengisian daya mobil-mobil listrik yang akan digunakan oleh delegasi G20, pembangunan fasilitas tersebut ditargetkan selesai dibangun pada Agustus 2022.

Baca juga: Didukung Listrik PLN, Petani Muda Ini Bawa Pertanian Bali Kian Modern

Baca juga: CARA MEMBEDAKAN Gejala Sakit Kepala Biasa & Akibat Covid-19 Varian Omicron

Baca juga: KENALI Penyebab & Ciri-ciri Asam Lambung Naik yang Perlu Diwaspadai

Baca juga: Anak Usaha PLN Relokasi PLTG dan Bangun PLT Hybrid di Bali untuk Dukung Perhelatan KTT G20

“Setelah dilakukan pemetaan, terdapat sekitar 656 unit mobil listrik yang akan digunakan selama kegiatan KTT G20 nanti, sehingga PLN menyiapkan SPKLU yang akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis,” ucapnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved