Agresi Rusia ke Ukraina
24 WNI Tak Mau Keluar, Pilih Bertahan di Tengah Perang Ukraina
Sementara masih terdapat 13 WNI di utara Ukraina yang belum dapat dievakuasi karena pertempuran darat masih terjadi di wilayah tersebut.
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Tidak semua WNI yang tinggal di Ukraina ingin keluar dari kancah perang.
Terdapat 24 WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Ukraina meski perang semakin sengit setelah Rusia melancarkan seragan darat.
Sementara masih terdapat 13 WNI di utara Ukraina yang belum dapat dievakuasi karena pertempuran darat masih terjadi di wilayah tersebut.
Baca juga: Ukraina Makin Genting, Begini Kondisi Terkini 153 Orang WNI, Beberapa Sudah di Safe House
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, masih terdapat 4 WNI di Kharkiv dan 9 di Chernihiv, di sebelah utara Ukraina yang belum dapat dievakuasi.
“Pemerintah masih terus menunggu saat yang tepat untuk dapat mengevakuasi mereka,” kata Retno pada konferensi pers tentang Perkembangan Evakuasi WNI dari Ukraina, Selasa (1/3/2022).
Pemerintah memastikan para WNI tersebut akan terus dipantau pemerintah melalui KBRI Kiev dan KBRI Moskow dengan terus melakukan kontak.
Retno mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, para WNI tersebut dalam kondisi sehat dan memiliki pasokan logistik yang cukup.
Sementara, terdapat 24 WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Ukraina karena alasan keluarga.
“Mereka menikah dengan Warga Negara Ukraina,” kata Retno.
Baca juga: 72 WNI Bekumpul di KBRI Kiev, Pemerintah Siapkan Paspor Khusus untuk Evakuasi
Sementara itu, 99 WNI dan 5 warga negara asing (WNA) yang merupakan keluarga dari WNI telah berhasil meninggalkan Ukraina.
Retno mengatakan WNI dan WNA yang telah berhasil dievakuasi sudah berada di titik aman, yakni di Bucharest, Romania dan di Rzeszów, Polandia.
Baca juga: Kabar Terbaru dari Ukraina: Seorang WNI Jaga Istrinya yang Tengah Hamil Tua
99 WNI Berhasil Dibawa Keluar
Sebanyak 99 WNI dan 5 warga negara asing (WNA) yang merupakan keluarga dari WNI telah berhasil meninggalkan Ukraina.
Kabar ini disampaikan langsung Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) Rerno Marsudi pada konferensi pers tentang Perkembangan Evakuasi WNI dari Ukraina, Selasa (1/3/2022).
Retno mengatakan WNI dan WNA yang telah dievakuasi sudah berada di titik aman, yakni di Bucharest, Romania dan di Rzeszow Polandia.
Baca juga: Kesaksian WNI di Ukraina: Dengar Bom Meledak Berkali-kali, Sudah Siapkan Tas Darurat untuk Pergi
“Total yang telah berada di luar Ukraina adalah 99 WNI dan 5 WNA yang meurpakan keluarga dari WNI kita. 99 WNI sudah keluar dari Ukraina, termasuk 5 WNI yang melakukan evakuasi mandiri.
Saat ini mereka sudah berada di dua titik aman,” kata Menlu.
Sebanyak 25 WNI yang dievakuasi melalui Odessa sudah tiba di Bucharest pada 27 Februari pukul 16.30 waktu Bucharest.
Baca juga: KONFLIK Rusia vs Ukraina Memanas, 13 WNI Berada di Titik Pertempuran, Penjemputan Sulit Dilakukan
Adapun 25 WNI yang dievakuasi semuanya perempuan, dan 1 anak berumur sekitar 12 tahun.
Sedangkan 6 orang WNI dan 1 WNA, suami dari WNI pada tanggal 27 Februari, juga telah berhasil diseberangkan dan dievakuasi dari Lviv menuju Rzeszzow, Polandia.
Adapun 6 WNI terdiri dari 2 perempuan dewasa, 3 anak-anak dan 1 bayi.
Selanjutnya ada 4 WNI terdiri dari 2 pria, 2 anak, dan 2 WNA yang merupakan spose dari WNI yang juga telah dijemput tim KBRI Warasawa dari Lviv menuju Polandia dengan jarak tempuh 150 km.
Mereka sudah tiba di safehouse Polandia pada 28 Februari pukul 19.40 waktu setempat.
Rombongan terbesar, yaitu 59 WNI dan 1 WNA yang dievakuasi dari Kiev, dan telah berhasil diseberangkan ke wilayah Moldova dan saat ini dalam perjalanan menuju Romania. (*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 13 WNI di Utara Ukraina Belum Dapat Dievakuasi Karena Pertempuran Darat, 24 Memilih Tetap Tinggal,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wni-ukraina.jpg)