Berita Denpasar

Dikunjungi Walikota Denpasar Sekaligus Sekretaris PDIP Bali, Ketut Sudikerta Ungkap Hal Mengejutkan

Pertemuan itu sendiri juga dihadiri oleh Panglingsir Puri Ageng Mengwi yang juga anggota DPD RI sekalipun Mantan Bupati Badung 2005-2015 Anak Agung

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jayanegara mendadak mendatangi kediaman Mantan Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta di kawasan Jalan Drupadi, Renon, Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jayanegara mendadak mendatangi kediaman Mantan Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta di kawasan Jalan Drupadi, Renon, Denpasar.

Dari informasi yang diterima Tribun Bali, kedatangan politikus yang akrab disapa Gung Jaya itu terjadi pada Senin 28 Februari 2022 kemarin.

Pertemuan itu sendiri juga dihadiri oleh Panglingsir Puri Ageng Mengwi yang juga anggota DPD RI sekalipun Mantan Bupati Badung 2005-2015 Anak Agung Gde Agung.

Saat dikonfirmasi, Gung Jaya mengaku datang sebagai bagian dari keluarga besar Arya Wang Bang Pinatih (AWBP) Bali.

Baca juga: Sudikerta Kembali ke Lapas Kerobokan, Ikut Melukat Bareng Ratusan Tahanan Jelang Nyepi

Apalagi, Sudikerta sendiri merupakan trah AWBP Bali dan sempat duduk menjadi Ketua Paiketan AWBP Bali sebelum mendekam dijeruji besi sejak 2019 lalu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan terkait kasus penipuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Rp 150 miliar.

"Yang pertama saya datang sebagai keluarga besar, beliau ini kan pernah menjadi ketua keluarga besar Arya Wang Bang Pinatih," ujar dia, Selasa 1 Maret 2022.

Saat itu, ia sendiri datang bersama Sekretaris Umum Wayan Sudiarta beserta pengurus AWBP Bali se-Bali.

Ia juga mengaku bersyukur dengan bebasnya mantan Ketua DPD I Golkar Bali tersebut.

Pasalnya, Sudikerta sendiri merupakan tokoh yang memiliki peran besar dalam pembangunan Bali, khususnya pada Paiketan AWBP Bali.

"Kami sebagai keluarga besar juga bersyukur beliau sekarang bebas, dan beliau yang kedua punya peran besar terhadap kepengurusan paiketan Arya Wang Bang Pinatih di Bali," akunya.

Saat disinggung apakah pada pertemuan tersebut ada pembahasan mengenai politik, khususnya ajakan kepada PDIP, pria yang juga Sekretaris DPD PDIP Bali ini mengaku tidak ada sama sekali pembahasan mengenai politik.

Ia mengaku bahwa pada pertemuan tersebut justru Sudikerta membeberkan kembali rencana dirinya untuk meninggalkan dunia politik untuk selamanya.

Saat itu, Sudikerta mengaku akan mendalami dunia spiritual dengan mempersiapkan diri sebagai pendeta (Rsi), namun ada rangkaian panjang yang harus dilewati.

"Kalau saat itu sih beliau belum menyambung secara formal, mungkin ada saatnya beliau menyampaikan secara resmi, yang jelas beliau ingin membantu secara niskala," jelas dia.

Baca juga: Sudikerta Ingin Dalami Spiritual, Dikunjungi Ketua Golkar Bali Seusai Bebas dari Lapas

Terkait hal tersebut, Gung Jaya pun mengaku mendukung langkah Sudikerta tersebut.

"Tentu dengan beliau sudah aktif kembali di masyarakat dan beliau sudah punya komitmen tidak lagi berpolitik hanya ngayah, kami akan banyak melibatkan beliau di paiketan itu intinya, artinya dalam artian ingin melibatkan beliau kembali di paiketan," ujar Gung Jaya. (*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved