Copa Italia
Jelang Derby Panas Inter Milan vs AC Milan, Olivier Giroud Momok bagi Nerazurri?
Striker AC Milan, Olivier Giroud akan selalu merasakan motivasi lebih saat menghadapi pertandingan besar, salah satunya laga derby.
Di sisi lain, kiprah Nerazurri jauh lebih tidak meyakinkan.
Setelah tiga kali tersingkir secara berturut-turut di babak delapan besar, Inter kini telah lolos dari dua perempat final Coppa Italia terakhir mereka menyusul kemenangan atas Roma di babak sebelumnya.
Namun, kemenangan 2-0 atas skuat asuhan Jose Mourinho justru jadi awal dari keterpurukan mereka musim ini.
Sejak itu, tim asuhan Simone Inzaghi tak pernah menang dalam empat laga terakhirnya dengan rincian dua imbang dan dua kekalahan.
Setelah imbang dengan Napoli 1-1, Inter kemudian ditekuk Liverpool 0-2, dan kalah 0-2 dari Sassuolo, serta terakhirimbang 0-0 kontra Genoa.
Format Gol Tandang, Striker Inter Lagi Melempem
Coppa Italia musim ini akan jadi edisi terakhir dipergunakannya format gol tandang.
Karenanya, Inter jelas akan mencari gol di laga ini demi mempermudah langkah mereka ke final.
Masalahnya, lini depan mereka terbilang mandul.
Tiga laga terakhir Inter gagal mencetak gol.
Sang bomber utama, Lautaro Martinez bahkan masih terkunci keran golnya di tahun 2022 ini.
Dua tim raksasa dari Milan ini sama-sama sudah lama puasa gelar juara Coppa Italia.
Inter sudah puasa gelar Coppa Italia sejak 11 tahun lalu. Sedang AC Milan jauh lebih lama.
Kali terakhir Rossoneri merengkuhnya adalah pada 2003. Saat itu Andriy Shevchenko dan Rivaldo membawa mereka menang atas AS Roma di final.
Semifinalis lain Coppa Italia musim ini adalah Juventus kontra Fiorentina. (Tribun Network/den)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/striker-ac-milan-oliver-giroud-dan-rafael-leao-usai-mencetak-gol-ke-gawang-lazio.jpg)