Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gambar Satelit Terkini, Pasukan Rusia Bergerak Besar-besaran ke Ibukota Ukraina

Gambar Satelit Terkini, Pasukan Rusia Bergerak Besar-besaran ke Ibukota Ukraina

Maxar Technologies, Via CNN
Maxar Technologies menangkap gambar satelit, konvoi militer Rusia sepanjang 64 Km mulai bergerak. Rusia membombardir kota-kota di seluruh negeri dan tampaknya berkumpul kembali untuk kemungkinan serangan di Ibu Kota Ukraina, Kyiv. 

TRIBUN-BALI.COM - Saat ini Ukraina telah mencapai titik balik strategis dalam konflik dengan Rusia.

Demikian penegasan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Jumat (11/3/2022).

Namun, kata dia, pasukan Rusia membombardir kota-kota di seluruh negeri dan tampaknya berkumpul kembali untuk kemungkinan serangan di Ibu Kota Ukraina, Kyiv.

Diberitakan CNA, Kementerian Pertahanan Inggris menyebut, Rusia tampaknya bersiap untuk aktivitas ofensif baru dalam beberapa hari mendatang yang mungkin akan mencakup operasi melawan Kyiv.

Baca juga: Invasi Rusia Diprediksi Segera Berakhir, Vladimir Putin Bersedia Bertemu Volodymyr Zelensky

Namun, pasukan darat Rusia masih membuat kemajuan terbatas, terhambat oleh masalah logistik dan perlawanan Ukraina.

Sementara itu, staf umum Ukraina mengatakan, pasukan Rusia berkumpul kembali setelah mengalami kerugian besar.

Konvoi Besar Rusia Dikerahkan Kembali di Dekat Kyiv

Gambar satelit yang diambil oleh perusahaan AS dari konvoi militer besar Rusia di dekat Kyiv menunjukkan bahwa mereka "sebagian besar tersebar dan dipindahkan".

Konvoi terakhir terlihat di dekat Bandara Antonov, barat laut Kyiv, dan pergerakannya bisa menandakan dorongan baru menuju kota.

Baca juga: TERKINI INVASI RUSIA: Warga Ukraina Saling Serang Berebut Makanan Disaat Suhu -1 Derajat Celcius

Perusahaan yang mengambil foto, Maxar Technologies, mengatakan bagian dari konvoi berada di posisi di kota-kota sekitarnya.

Konvoi itu sebelumnya terlihat terhenti tidak jauh dari ibu kota.

Para pejabat AS mengatakan, itu menjadi sasaran pasukan Ukraina dengan rudal anti-tank.

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko mengatakan, setengah dari populasi kota berpenduduk sekitar tiga juta orang telah melarikan diri.

"Setiap jalan, setiap bangunan, setiap pos pemeriksaan telah dibentengi," katanya, seperti diberitakan BBC, Jumat.

Puluhan ribu warga sipil telah membentuk unit Pertahanan Teritorial untuk membantu angkatan bersenjata Ukraina mempertahankan ibu kota.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved