Berita Tabanan

Wisatawan Mancanegara Mulai Berdatangan, Dinas Pariwisata Wanti-wanti DTW di Tabanan Patuhi Prokes

"Kami tentunya sangat berharap dengan kebijakan ini bisa menjadi awal untuk pemulihan pariwisata di Bali khususnya di Tabanan," harap Suryana, Minggu

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana kunjungan wisatawan ke DTW Tanah Lot tampak sudah mulai ramai beberapa waktu lalu. Wisawatan Mancanegara Mulai Berdatangan, Dinas Pariwisata Wanti-wanti DTW di Tabanan Patuhi Prokes 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Dinas Pariwisata Tabanan mengingatkan seluruh daerah tujuan wisata di Tabanan untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan maksimal.

Terlebih lagi saat ini wisawatan domestik (wisdom) sudah mulai berdatangan seiring dengan kebijakan penghapusan syarat tes.

Bahkan, sejumlah wisawatan asing juga sudah mulai berdatangan.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Tabanan, I Gusti Ngurah Agung Suryana, saat ini pariwisata Bali secara umum masih betumpu pada kunjungan wisawatan domestik (wisdom).

Baca juga: PKB Kabupaten Tak Digelar Sejak Tahun Lalu, Tabanan Kini Siapkan Materi PKB 2022

Diharapkan dengan kebijakan kemudahan bepergian saat ini, wisdom bisa melirik Tabanan sebagai salah satu tujuan wisatanya.

"Kami tentunya sangat berharap dengan kebijakan ini bisa menjadi awal untuk pemulihan pariwisata di Bali khususnya di Tabanan," harap Suryana, Minggu 13 Maret 2022.

Mantan Kepala Kesbangpol Tabanan ini menegaskan, meskipun wisatawan sudah mulai menggeliat, pihaknya sudah mewanti-wanti seluruh pengelola atau manajemen daya tarik wisata (DTW) di Tabanan.

Mereka diharapkan untuk tetap taat prokes dan mengutamakan penggunaan peduli lindungi di masing-masing tempatnya.

"Kami tekankan agar prokes tetap dipatuhi.

Kemudian juga penggunaan aplikasi peduli lindungi untuk memonitor sirkulasi kunjungan wisatawan agar tidak terjadi kerumunan," tegasnya.

Sejauh ini, kata dia, pihak manajemen juga sudah melakukannya dengan baik.

Sebab, semua DTW sudah memiliki Satgas internal untuk penerapan prokes di tempat masing-masing.

Dengan begitu, kedisiplinan bisa menjadi acuan wisatawan untuk berkunjung.

"Kami harap bisa pemulihan segera baik itu obyeknya wisatanya, akomodasinya seperti hotel dan penginapan dan sebagainya.

Baca juga: Palebon Penglingsir Puri Kerambitan Tabanan, AA Ngurah Oka Silagunadha Digelar April 2022

Semoga dalam beberapa waktu ke depan, efek dari kemudahan atas kebijakan pemerintah bisa terlihat," tandasnya.(*)

Artikel lainnya di Berita Tabanan

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved